Area Arkeologi Al-Faw di Arab Saudi Masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO
Komiter Warisan Dunia merilis Daftar Warisan Dunia UNESCO usai sidang ke-46 di New Delhi India. Salah satunya yaitu area arkeologi Al-Faw, Arab Saudi. Halaman all
(Kompas.com) 21/08/24 17:15 14527208
KOMPAS.com - Lanskap budaya area arkeologi Al-Faw di Arab Saudi baru-baru ini dinobatkan ke dalam Daftar Warisan dunia UNESCO.
Dilansir dari laman resmi UNESCO, Rabu (21/8/2024), sidang ke-46 Komite Warisan Dunia berakhir di New Delhi, India, dan memasukkan 26 properti budaya dan alam baru ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO, salah satunya yaitu Al-Faw.
- 6 Taman Nasional di Indonesia yang Dapat Pengakuan UNESCO
- Cagar Budaya Muaro Jambi dalam Upaya Pengakuan UNESCO
Arab Saudi ialah sebuah negeri yang memiliki sejarah panjang, merupakan simpul penting dalam jalur perdagangan utama antara barat dan timur.
Situs Al-Faw sendiri terletak di titik strategis jalur perdagangan kuno yang melintasi jantung Arab. Situs ini mencakup sisa-sisa kota Qaryat yang ditingalkan secara mendadak pada sekitar abad ke-5 Masehi.
Al-Faw menawarkan wawasan menarik tentang warisan dan kekayaan kebudayaan Arab Saudi. Di tempat ini, telah ditemukan hampir 12.000 peninggalan arkeologi, yang membuktikan keberadaan berturut-turut setidaknya tiga populasi berbeda selama lebih dari 6.000 tahun.
Pada masa lalu, Al-Faw merupakan pusat perdagangan yang ramai di persimpangan jalur kafilah kuno. Saat ini, situs tersebut menawarkan reruntuhan yang terpelihara dengan baik, sistem pengelolaan air yang canggih, serta alat dan artefak yang rumit.
Kekayaan sejarah ini menjadikan Al-Faw sebagai tempat yang tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta sejarah dan wisatawan.
Situs arkeologi Al-Faw terletak kurang lebih 650 kilometer barat daya dari ibu kota Riyadh, sekitar 100 kilometer selatan dari Wadi al-Dawasir, di barat laut Empty Quarter, serta dekat dengan rangkaian Pegunungan Tuwaiq.
- Ada Jalan Nusantara di Kantor Pusat UNESCO di Perancis, Apa Itu?
- Solo Masuk Daftar Baru Kota Kreatif UNESCO 2023
DOK. UNESCO. Area Arkeologi Al-Faw Masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.Situs ini menghadirkan kombinasi unik antara keindahan alam dan nilai sejarah yang mendalam.
Melintasi Al-Faw bukan hanya sekedar menelusuri reruntuhan, melainkan menyelami kehidupan dari pusat perdagangan kuno yang pernah gemerlap.
Lanskap di sekitarnya memperkaya pengalaman wisata dengan pemandangan spektakuler yang masih terjaga sejak masa lalu.
Setiap langkah yang diambil membawa wisatawan lebih dekat dengan akar sejarah yang mendalam dari wilayah ini, memperlihatkan bagaimana Al-Faw berperan penting dalam membentuk sejarah dunia.
Meskipun lokasinya cukup terpencil, tetapi Al-Faw sudah lebih mudah diakses oleh wisatawan karena sudah ada penerbangan reguler dari Riyadh dan Jeddah ke Bandara Regional Najran, yang berjarak sekitar 2,5 jam berkendara dari Al-Faw.
- Bogor Didorong Maju Jadi Kota Kreatif UNESCO
- Kaldera Toba Dapat Kartu Kuning UNESCO, Menparekraf: Belum Ada Kerugian
Maskapai penerbangan, seperti Saudia, menyediakan penerbangan dari Jeddah dan Riyadh, maskapai Flynas dari Dammam, Jeddah, dan Riyadh, serta maskapai Flyadeal dari Dammam dan Riyadh, menawarkan opsi perjalanan yang nyaman dan efisien untuk mengunjungi situs bersejarah ini.
Setibanya di Najran, wisatawaan bisa memilih untuk menyewa mobil atau naik taksi menuju Al-Faw, dengan opsi penyewaan mobil dari Al Wefaq Rent a Car dan Lumirental yang tersedia.
Wisatawan asal Indonesia yang hendak berkunjung ke Al-Faw kini jauh lebih mudah, karena terdapat program eVisa yang mencakup 66 negara.
Wisawatan Indonesia yang memiliki visa Inggris, AS, atau Schengen yang masih berlaku berhak mendapatkan eVisa secara instan.
View this post on Instagram
#al-faw-masuk-daftar-warisan-dunia-unesco #situs-daftar-warisan-dunia-unesco #situs-warisan-dunia-al-faw #al-faw #daya-tarik-al-faw