Potensi Bisnis Toko Perlengkapan Outdoor di Indonesia Masih Besar

Potensi Bisnis Toko Perlengkapan Outdoor di Indonesia Masih Besar

Indonesia Adventure Store Association mengungkapkan bisnis perlengkapan kegiatan outodoor di Indonesia masih menjanjikan. Halaman all

(Kompas.com) 21/08/24 13:34 14527211

KOMPAS.com - Indonesia Adventure Store Association (IASA) menggelar Rakernas perdana pada 20-21 Agustus 2024 di Bandung.

Mengangkat tema ‘Bangkit dan Bersatu untuk Kemajuan”, Rakernas yang dihadiri 170 anggota IASA dari berbagai daerah itu membahas pelbagai tantangan dan potensi bisnis toko perlengkapan outdoor di Indonesia.

Menurut Ketua Umum IASA Tongam Panggabean, potensi bisnis toko perlengkapan outdoor di Indonesia masih terbuka lebar.

Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap anggota IASA, rata-ata pendapatan bulanan sebuah toko perlengkapan outdoor antara Rp 75 juta untuk kategori toko kecil, Rp 150 juta kategori toko sedang, dan Rp 250 juta untuk kategori toko besar.

Berdasarkan hitungan IASA, jumlah toko perlengkapan outdoor di seluruh Indonesia jumlah mencapai lebih dari 1.000 toko.

Apabila pendapatan satu toko per bulan dipukul rata sebesar Rp 150 juta, maka total omzet toko perlengkapan outdoor seluruh Indonesia bisa mencapai Rp 150 miliar per bulan.

“Satu owner itu bisa punya lebih dari satu toko, antara dua sampai lima toko. Setiap toko itu memperkerjakan dua sampai sepuluh orang, tergantung besar-kecilnya toko,” kata Tongam.

Kompas.com/Krisda Tiofani Tenda Eiger di Indofest 2024.

Menurut Tongam, omzet yang saat ini didapat oleh pengusaha Toko perlengkapan outdoor belum pulih 100 persen.

Apabila dibandingkan dengan omzet sebelum pandemi, presentase omzet baru mencapai 60 persen.

Pada 2025, ditargetkan omzet toko perlengkapan outdoor bisa sama seperti sebelum pandemi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, meskipun tren berwisata ke alam menunjukkan grafik positif, tapi nyatanya belum mampu mendongkrak pendapat pengusaha perlengkapan outdoor.

Hal itu antara lain dipicu oleh maraknya produk China yang membanjiri Indonesia.

“Tren thrifting, membeli barang second dari luar negeri, juga turut memengaruhi pendapatan kami,” katanya.

Sementara itu, melalui Kegiatan Rakernas ini, IASA ingin mengedukasi para anggota untuk bisa bangkit dan maju bersama dengan memberikan berbagai pelatihan terkait dengan manajemen pengelolaan toko, tips menjual produk secara online, dan manajemen restock barang penjualan.

IASA juga berharap, melalui Rakernas ini, peran pemerintah lebih aktif dan melihat potensi bisnis toko perlengkapan outdoor di Indonesia.

Misalnya dengan memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM dan mempermudah jika ingin memasarkan produk UMKM melalui kegiatan pameran atau bazar.

#bisnis-toko-outdoor #toko-barang-outdoor-indonesia #jual-barang-outdoor-di-indonesia

https://travel.kompas.com/read/2024/08/21/133429227/potensi-bisnis-toko-perlengkapan-outdoor-di-indonesia-masih-besar