Wall Street Terpuruk Jelang Pidato Ketua The Fed, Mengapa?

Wall Street Terpuruk Jelang Pidato Ketua The Fed, Mengapa?

Indeks-indeks Wall Street terpuruk pada Kamis (22/8/2024). Ini menjelang pidato Ketua The Fed Jerome Powell, mengapa? - Halaman all

(InvestorID) 23/08/24 04:46 14530840

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street terpuruk pada Kamis (22/8/2024). Ini menjelang pidato Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi tahunan bank sentral di Jackson Hole pada akhir pekan ini. Mengapa?

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 terpangkas 0,89% ditutup pada level 5.570,64. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turun 177,71 poin (0,43%) menjadi 40.712,78. Nasdaq Composite mencatat penurunan terbesar dengan anjlok 1,67% dan ditutup pada 17.619,35. Hal itu karena saham-saham teknologi menjadi sektor yang paling merasakan tekanan penurunan.

Penurunan ini menandai kemunduran setelah periode yang sebagian besar positif, yang dianggap sebagai reli pemulihan setelah gejolak pasar global pada 5 Agustus lalu. Ketiga indeks sempat diperdagangkan lebih tinggi di awal sesi, dengan S&P 500 mendekati rekor tertinggi intraday yang dicapai pada Juli sebelum akhirnya berbalik arah.

Wall Street terpuruk akibat tertekan kenaikan imbal hasil obligasi dan kinerja buruk saham teknologi pada Kamis. Imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) 10 tahun naik hampir 9 basis poin menjadi 3,863%. Sektor teknologi informasi memimpin penurunan di S&P 500 dengan terpangkas lebih dari 2%, yang mencerminkan kelemahan di antara kelompok ini.

"Pasar hampir datar sepanjang pagi. Pasar yang diperdagangkan tipis, yang melihat ke depan dengan sedikit kekhawatiran menjelang Hari Buruh dan apa yang akan terjadi setelah Hari Buruh," kata George Ball, Ketua Sanders Morris.

Aksi pasar pada Kamis terjadi saat para pelaku pasar mengalihkan perhatian mereka ke pidato Powell di Simposium Ekonomi Jackson Hole pada Jumat (23/8/2024), dengan harapan mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang kebijakan suku bunga. Para pedagang sepakat mengharapkan pemangkasan suku bunga pada bulan depan, menurut Alat FedWatch CME Group, tetapi terbagi apakah pemangkasan tersebut akan sebesar seperempat atau setengah poin persentase.

Risalah The Fed

Hal ini mengikuti risalah dari pertemuan The Fed pada Juli yang dirilis pada Rabu (21/8/2024). Risalah The Fed tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar peserta dalam pertemuan bank sentral mengatakan ‘kemungkinan’ tepat untuk menurunkan suku bunga dari kisaran saat ini 5,25% hingga 5,5% pada pertemuan September, jika data terus menunjukkan hasil yang diharapkan.

Dengan penurunan pada Kamis, Nasdaq sedikit berada di bawah posisi datar untuk minggu ini. Sementara itu, Dow Jones dan S&P 500 masih lebih tinggi masing-masing sebesar 0,1% dan 0,3%.

Sementara itu, saham perusahaan perangkat lunak Snowflake jeblok 14,7% karena meningkatnya biaya yang mempengaruhi margin operasionalnya. Meskipun demikian, perusahaan berhasil melampaui ekspektasi kuartalan dan sedikit menaikkan proyeksi pendapatan produk untuk tahun penuh.

Saham Urban Outfitters juga anjlok 9,6% setelah pertumbuhan penjualan toko yang sama pada kuartal kedua mengecewakan.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #nasdaq #dow-jones #s-p-500 #ketua-the-fed #jerome-powell #the-fed #pemangkasan-suku-bunga #dolar #imbal-hasil-obligasi #risalah-the-fed #berita-ekonomi-te

https://investor.id/market/371110/wall-street-terpuruk-jelang-pidato-ketua-the-fed-mengapa