IPW: Kami Mengecam Kekerasan Aparat Saat Menangkap Pedemo di Depan Gedung DPR RI

IPW: Kami Mengecam Kekerasan Aparat Saat Menangkap Pedemo di Depan Gedung DPR RI

Polri seharusnya meningkatkan profesionalisme anggotanya dalam menangani para demonstran tanpa harus ada kekerasan. Halaman all

(Kompas.com) 23/08/24 10:31 14546169

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Police Watch (IPW) mengecam kekerasan aparat kepolisian saat menangkap para demonstran yang menolak revisi Undang-Undang Pilkada di Depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2024).

"Kami mengecam kekerasan aparat dalam menangkap para pedemo," ucap Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam keterangannya, Jumat (23/8/2024).

Polri seharusnya meningkatkan profesionalisme anggotanya dalam menangani para demonstran tanpa harus ada kekerasan. Salah satunya adalah dengan tidak terprovokasi melakukan kekerasan.

"Dengan melatih dan mendidik mereka untuk memahami Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian," tutur Sugeng.

Sugeng menegaskan, polisi yang melakukan kekerasan saat menangkap para demonstran harus di proses kode etik.

"Anggota polisi yang melakukan kekerasan dengan tidak mengindahkan prosedur dalam perkap tersebut harus diproses etik dan pidana," tutur Sugeng.

Diberitakan sebelumnya, anggota DPR RI Fraksi PDI-P Adian Napitupulu mengatakan, sekitar 50 orang ditangkap polisi saat demo di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (22/8/2024).

“Yang di DPR, tadi ditahan itu sekitar 50-an orang,” kata Adian.

Oleh karena itu, Adian menyambangi Polda Metro Jaya untuk memastikan berapa jumlah demonstran yang ditangkap polisi.

“Kami mau cek datanya dulu sekaligus mau cek kondisi mereka. Menurut saya, itu penting ya,” imbuh dia.

Sedangkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam menyatakan, tidak ada massa yang ditangkap saat aksi unjuk rasa menolak revisi UU Pilkada di Gedung DPR/MPR RI.

"Tidak ada, tidak ada (yang ditangkap)," kata Ade Ary.

"Kami pastikan lagi (soal 50 pedemo ditangkap). Kami belum dapat informasi tersebut," tambah dia.

#demo-di-dpr #demo-di-dpr-ricuh #demo-tolak-revisi-uu-pilkada

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/23/10315021/ipw-kami-mengecam-kekerasan-aparat-saat-menangkap-pedemo-di-depan-gedung