Dieng Culture Festival 2024 Dimulai, Ada Domba Batur hingga Pertunjukan Seni
DCF 2024 telah dimulai pada Jumat (23/8/2024) oleh beragam acara, seperti Festival Domba Batur hingga pertunjukan seni. Halaman all
(Kompas.com) 23/08/24 13:05 14555397
KOMPAS.com - Gelaran Dieng Culture Festival (DCF) 2024 telah dimulai pada Jumat (23/8/2024) di Lapangan Arjuna, Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Saat Kompas.com tiba pada pukul 10.00 WIB, rangkaian acara sudah dimulai. Beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan pada pagi itu, salah satunya Aksi Dieng Lestari (Dieng bersih) yang dilakukan siswa sekolah di Dieng dan sekitarnya.
Kemudian, ada pula acara Festival Domba Batur. Sesuai namanya, rangkaian acara ini menampilkan domba batur yang berbeda dengan kambing atau domba lainnya.
Kekhasan domba batur paling tampak dari bulunya yang tebal dan menggumpal, sehingga tampak seperti kapas.
Seorang peternak domba batur bernama Nur Hidayat mengatakan, domba batur bisa dibilang merupakan satwa endemik Kecamatan Batur, Banjarnegara.
Lihat postingan ini di Instagram
"Ini persilangan domba marino dan domba lokal," kata dia kepada Kompas.com di lokasi festival, Jumat.
Wisatawan bisa menyaksikan domba-domba yang memang dipamerkan untuk wisatawan. Mereka yang tidak memiliki tiket Dieng Culture Festival, tetap bisa menikmati festival domba ini.
Wisatawan bisa memberi makan domba batur dewasa dan anakan yang lucu, hingga berfoto bersama mereka.
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Domba Batur pada Festival Domba Batur, Dieng Culture Festival 2024, Jumat (23/8/2024)Adapun menurut Kepala UTP Dieng Banjarnegara yang juga memandu acara Sri Utami mengatakan, Festival Domba Batur hanya diadakan pada hari pertama DCF 2024 pada 23 Agustus 2024.
Rangkaian acara lain yang digelar pada awal DCF 2024 adalah pertunjukan seni tradisional. Pengunjung bisa menyaksikannya di panggung utama Lapangan Arjuna.
Ada beberapa penampil, salah satunya dari Sanggar Gilar Patria yang penampilnya adalah penyandang disabilitas tuli. Mereka bisa tahu tempo dan irama melalui isyarat.
Acara DCF 2024 hari pertama akan berlanjut sampai malam. Masih ada pentas seni tradisional lain hingga sore, lalu pada malam hari akan ada sendratari dan cultural ceremony.
Menurut Ketua Panitia DCF 2024 Alif Faozi, sendratari dan cultural ceremony jadi pembeda gelaran kali ini dengan sebelumnya.
"Sebelumnya hari pertama ada Jazz di Atas Awan, tapi kali ini malam hari pertama ada sendratari dan cultural ceremony, salah satunya ada Alffy Rev dari Bali. Tahun ini kita juga kembalikan Festival Domba Batur," kata dia kepada Kompas.com.
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Pertunjukan seni pada Dieng Culture Festival 2024, Jumat (23/8/2024).Pengunjung juga bisa datang ke pameran UMKM di Lapangan Arjuna. Ada beberapa produk yang bisa dibeli, mulai dari kuliner, seperti dawet ayu khas Banjarnegara, hingga jaket, baju, dan sandal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara Tursiman berharap, Dieng akan lebih dikenal secara umum, tidak hanya skala nasional, tetapi juga skala skala internasional.
"DCF sudah masuk 10 besar oleh Kementerian Parekraf, menunjukkan Dieng siap menerima pengunjung, dari mancanegara, maupun dalam negeri," kata dia kepada Kompas.com.
Ia melanjutkan, pihak Disparbud Banjarnegara juga terus melakukan upaya untuk mempromosikan Dieng, bukan hanya DCF, tetapi juga seluruh wisata di Dieng dan Banjarnegara.
#dieng-culture-festival #dieng-culture-festival-2024 #dcf-2024