Menjaga Keamanan Siber di Musim Liburan September

Menjaga Keamanan Siber di Musim Liburan September

1 dari setiap 4 organisasi mengalami insiden berbahaya, dengan 179 aplikasi penipuan berbeda dan 16.777 aplikasi berisiko teridentifikasi.

(MedCom) 24/08/24 11:07 14626317

Jakarta: Menjelang liburan bulan September, banyak keluarga bersiap untuk petualangan luar ruangan dan rencana liburan. Penyedia platform keamanan siber yang didukung AI dan berbasis cloud, Check Point Software Technologies memperingatkan bahwa peretas memanfaatkan tingginya penggunaan ponsel pintar selama liburan.

Faktanya, menurut data terbaru dari Laporan Intelijen Ancaman Perangkat Lunak Check Point pada bulan Juli 2024, 1 dari setiap 4 organisasi mengalami insiden berbahaya, dengan 179 aplikasi penipuan berbeda dan 16.777 aplikasi berisiko teridentifikasi.

Indeks Ancaman Global pada bulan Juli 2024 mengungkapkan bahwa spyware seluler dan malware pencuri informasi termasuk dalam 10 malware yang paling banyak dilihat di Singapura. Mereka termasuk Joker, spyware Android di Google Play yang dirancang untuk mencuri pesan SMS, daftar kontak, dan informasi perangkat.
Qbot, trojan perbankan canggih dan multifungsi yang memfasilitasi berbagai aktivitas penjahat dunia maya, termasuk pencurian kredensial, pengiriman ransomware, dan memungkinkan akses pintu belakang ke sistem yang disusupi juga aktif di Singapura. Penjahat dunia maya memanfaatkan momen ini ketika langkah-langkah keamanan juga dilonggarkan.

Mereka menggunakan situs web phishing yang tampak sah, misalnya milik bank, untuk mencuri informasi pribadi dengan mengelabui pengguna agar memasukkan data mereka. Selain itu, menghubungkan ke jaringan Wi-Fi publik di tempat-tempat seperti hotel dan kafe bisa berbahaya, karena penjahat dapat menyadap dan mengubah komunikasi untuk mengakses data sensitif.

Penting juga untuk berhati-hati saat mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi, karena aplikasi tersebut mungkin berisi malware yang dirancang untuk mencuri informasi atau mengontrol perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.

Oleh karena itu, Check Point Software memberikan beberapa tips penting untuk menjaga perangkat Anda tetap terlindungi saat menikmati liburan:

1. Lindungi jaringan Wi-Fi seperti melindungi kulit: Sama seperti tidak disarankan membiarkan diri terkena sinar matahari tanpa tabir surya, kita juga harus menghindari koneksi ke jaringan Wi-Fi yang terbuka dan tidak terlindungi.

Penjahat dunia maya menggunakan jaringan publik, seperti di kafe, hotel, dan bandara, untuk menyadap informasi pribadi pengguna. Penting untuk hanya menggunakan jaringan Wi-Fi yang memerlukan kata sandi dan memastikan koneksi terenkripsi. Selain itu, selalu ingat bahwa lebih baik menggunakan VPN (Virtual Private Network) untuk menambahkan lapisan perlindungan ekstra, menjaga data tetap aman dari pengintaian.

2. Selfie aman di pantai: Berbagi foto dan selfie di pantai adalah bagian liburan yang menyenangkan, namun berhati-hatilah dengan aplikasi yang Anda gunakan. Saat ini, jejaring sosial pengguna harus mengaktifkan otentikasi dua faktor. Tindakan keamanan ini memerlukan langkah verifikasi kedua, seperti kode yang dikirim ke ponsel, selain kata sandi biasa.

3. Jaga perangkat tetap sejuk dan aman: Panas ekstrem dapat merusak perangkat elektronik, sehingga mengurangi kinerja dan masa pakainya. Oleh karena itu, jangan biarkan terkena sinar matahari langsung; selalu mencari tempat yang sejuk dan teduh untuk menyimpannya. Selain itu, poin penting lainnya adalah memasang solusi keamanan yang dapat mendeteksi dan menghilangkan ancaman sebelum membahayakan perangkat.

Pembaruan perangkat lunak dan aplikasi secara rutin tidak hanya memperkenalkan fitur-fitur baru tetapi juga memperbaiki kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh penjahat dunia maya.

4. Waspadai hiu digital: Saat liburan, saat kita sedang santai, kita akan lebih mudah terjerumus ke dalam perangkap phishing. Serangan ini datang melalui email, pesan teks, atau bahkan jejaring sosial, dengan berpura-pura berasal dari sumber tepercaya.

Penting untuk tidak lengah dan jangan pernah mengklik tautan atau mengunduh file dari pengirim yang tidak dikenal. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, Anda dapat memverifikasi keaslian pesan sebelum berinteraksi dengannya.

Untuk melakukan ini, kunjungi situs web asli pengirim melalui mesin pencari internet untuk memeriksa apakah informasi yang diterima adalah nyata.

5. Perkuat keamanan dengan pembaruan terus-menerus: Salah satu kunci keamanan yang diabaikan banyak orang adalah selalu memperbarui semua perangkat dengan patch dan pembaruan perangkat lunak terbaru. Setiap pembaruan meningkatkan keamanan dengan memperbaiki kemungkinan kelemahan dan kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh penjahat dunia maya.

Untuk mencapai hal ini, yang terbaik adalah mengatur perangkat agar diperbarui secara otomatis, memastikan perangkat selalu terlindungi dari ancaman terbaru. Praktik sederhana ini dapat membuat perbedaan besar dalam perlindungan.

"Liburan adalah waktu untuk bersantai, namun kita tidak boleh lengah dalam hal keamanan siber. Menjaga keamanan perangkat sangatlah penting untuk menikmati liburan tanpa rasa khawatir. Pastikan perangkat memiliki pembaruan keamanan terkini dan gunakan kata sandi yang kuat dan unik dengan autentikasi dua faktor."

"Hindari menghubungkan ke Wi-Fi publik, atau memindai kode QR yang tidak dikenal. Dengan mengikuti beberapa langkah perlindungan sederhana, kita dapat mencegah sebagian besar serangan siber dan menjaga keamanan informasi kita,” ungkap Rebecca Law, Country Manager, Singapura, Check Point Software.



(MMI)

#cyber-security #check-point-software #keamanan-siber-saat-musim-liburan

https://www.medcom.id/teknologi/tips-trik/4baOGjRK-menjaga-keamanan-siber-di-musim-liburan-september