Pemodal Tekor Berat Gara-gara Barisan Saham Amsyong

Pemodal Tekor Berat Gara-gara Barisan Saham Amsyong

Pemodal tekor berat gara-gara barisan saham amsyong ini. Sebab, mencatatkan rugi dari 9% sampai 56% hanya dalam sepekan - Halaman all

(InvestorID) 24/08/24 13:15 14629241

JAKARTA, investor.id – Pemodal tekor berat gara-gara barisan saham amsyong ini. Sebab, mencatatkan rugi dari 9% sampai 56% hanya dalam sepekan (19 - 23 Agustus 2024). Saham-saham tersebut juga masuk daftar top losers.

Berdasarkan data BEI, saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) tercatat sebagai saham amsyong paling parah. Sebab, VISI jeblok sebesar 56,74% dan memimpin top losers selama pekan ini.

Diikuti, saham PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) 15,93%, PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) 15%, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) 12,31%, dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) 11,11%.

Kemudian, saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) 10,34%, PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) 9,79%, PT Multipolar Tbk (MLPT) 9,43%, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) 9,17%, dan PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) 9,09%.

Sementara itu, pada periode yang sama, kapitalisasi pasar bursa melonjak 1,75% menjadi Rp 12.779 triliun dari Rp 12.560 triliun pada pekan lalu.

Rekor kapitalisasi pasar sebelumnya terjadi pada 16 Agustus 2024 berada di level Rp 12.560 triliun.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) juga melesat 1,51% ke level 7.544,2 dari 7.432,09 pada penutupan pekan lalu. IHSG juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) pada minggu ini dalam tiga hari beruntun pada 19-21 Agustus 2024.

Sebagai informasi, rekor tertinggi IHSG berada di level 7.554,5 yang dicetak pada Rabu (21/8/2024).

Transaksi Harian

Kenaikan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang melejit 106,1% menjadi Rp 19,21 triliun dari Rp 9,32 triliun pada pekan lalu.

Rata-rata volume transaksi harian juga naik 17,65% menjadi 19,68 miliar saham dari 16,73 miliar saham. Hal serupa juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat sebesar 6,91% menjadi 1,09 juta kali dari 1,02 juta kali.

Pada perdagangan Jumat (23/8/2024), investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) yang besar, yaitu Rp 2,94 triliun. Hal itu membuat nilai beli asing (net buy) investor asing membesar sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 12,63 triliun.

Disisi lain, cuan 10 saham ini terbesar dalam sepekan. Sebab, melonjak dari 44% hingga 125% selama sepekan (19 – 23 Agustus 2024). Alhasil, saham-saham tersebut menduduki top gainers.

Berdasarkan data BEI, saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) paling cuan, karena mencapai 125,68%.

Diikuti, saham PT Green Power Group Tbk (LABA) 75,32%, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) 74,1%, PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) 59,52%, dan PT Bank Permata Tbk (BNLI) 59,02%.

Kemudian, saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) 58,82%, PT Victoria Investama Tbk (VICO) 49,53%, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) 47,27%, PT Golden Flower Tbk (POLU) 45,45%, dan PT MNC Vision Tbk (MSKY) 44,74%.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #top-losers #saham-amsyong #visi #top-gainers #saham-cuan #bei #transaksi-harian-bei #net-buy #investor-asing #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/371244/pemodal-tekor-berat-garagara-barisan-saham-amsyong