MedcoEnergi Targetkan Produksi Migas Hingga 150 Mboepd

MedcoEnergi Targetkan Produksi Migas Hingga 150 Mboepd

Belanja modal untuk sektor migas MEDC mencapai 152 juta dollar AS, yang salah satunya digunakan untuk pengembangan di Natuna, Corridor. Halaman all

(Kompas.com) 26/08/24 15:30 14753330

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau MedcoEnergi mengeluarkan panduan kinerja sepanjang 2024, dimana emitan migas tersebut menargetkan, produksi migas sebesar 145 hingga 150 barrel setara per hari (mboepd). Pada semester pertama 2024, produksi migas MedcoEnergi mencapai 153 mboepd, di atas panduan namun 5 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

“Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya kepemilikan di Blok Corridor setelah perpanjangan PSC, permintaan gas pipa yang lebih rendah di Singapura, serta divestasi Blok 12W di Vietnam,” kata Direktur Utama Medco E&P Ronald Gunawan di Jakarta, Senin (26/8/2024).

“Namun, penurunan ini sebagian diimbangi oleh produksi minyak yang lebih tinggi dari Blok 60 Oman dan Natuna,” tambah dia.

Adapun belanja modal untuk sektor migas MEDC mencapai 152 juta dollar AS, yang digunakan untuk pengembangan di Natuna, Corridor, dan pengeboran sumur produksi di Blok 60 Oman.

Di sektor energi terbarukan, pembangunan PLTS Bali Timur 25 MWp berjalan sesuai jadwal dan diperkirakan selesai pada akhir 2024. Pengembangan proyek geotermal Ijen 34 MW tahap I juga berjalan lancar dan akan selesai pada kuartal keempat 2024, dengan operasional komersial dimulai pada kuartal pertama 2025.

Untuk sektor pertambangan, proyek smelter PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) telah memasuki tahap commissioning pada 31 Mei 2024, dengan produksi katoda tembaga pertama diharapkan pada kuartal keempat 2024. AMMN juga telah menerima izin dari Kementerian Perdagangan untuk mengekspor konsentrat tembaga hingga 31 Desember 2024.

“Kami juga terus melakukan deleveraging dengan melakukan penawaran tender dan pembelian kembali Surat Utang Dollar AS senilai 231 juta dollar AS pada tahun 2024. Peningkatan peringkat kredit Medco Energi oleh Fitch dan S&P menjadi BB- menunjukkan keberhasilan strategi pertumbuhan dan deleveraging yang konsisten,” ujar dia.


Di bidang Environmental, Social, and Governance (ESG), MedcoEnergi telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan tahun 2023 dengan peningkatan kualitas pengungkapan indikator kinerja GRI dan assurance independen oleh E&Y. Perseroan juga mencapai Target Interim 2025 dua tahun lebih cepat dari yang direncanakan.

Di sisi lain, MEDC membagikan dividen final tahun 2023 sebesar 45 juta dollar AS atau setara dengan Rp 688,5 miliar (kurs Rp 15.300 per dollar AS). Dengan demikian, total dividen yang dibayarkan untuk tahun buku 2023 mencapai 70 juta dollar AS atau Rp 1,07 triliun atau sekitar Rp 45 per lembar saham, meningkat 16 persen dibandingkan tahun 2022.

"Dividen yang lebih tinggi menunjukkan komitmen kami untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Kami akan terus menciptakan nilai dan memastikan keberlanjutan Perseroan melalui keunggulan operasional dan komitmen terhadap ESG," tambahnya.

Pada semester pertama tahun 2024, MEDC mencatatkan nilai EBITDA sebesar 650 juta dollar AS atau lebih tinggi dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya 634 juta dollar AS.

Adapun laba bersih mencapai 201 juta dollar AS pada semester pertama 2024, didorong oleh realisasi harga minyak dan gas yang lebih tinggi serta kontribusi yang lebih besar dari Amman Mineral.

#jakarta #medcoenergi #medc

http://money.kompas.com/read/2024/08/26/153000226/medcoenergi-targetkan-produksi-migas-hingga-150-mboepd