Saham Emiten Hary Tanoe Melonjak 153% Sebulan, Tiba-tiba Muncul Keputusan Ini
Tiba-tiba muncul keputusan dari BEI terkait saham emiten Hary Tanoe. - Halaman all
(InvestorID) 27/08/24 08:11 14767906
JAKARTA, investor.id - Saham emiten Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) sedang terbang. Saham ini ditutup meloncat 16,25% ke Rp 6.975 pada perdagangan 26 Agustus 2024 kemarin sehingga dalam sebulan terakhir terbang 153,64%.
Pada perdagangan kemarin saham MSIN sempat menyentuh Rp 7.200 yang merupakan level tertingginya sepanjang masa. Sejumlah 1,88 juta saham MSIN ditransaksikan, frekuensi 1.964 kali, dan nilai transaksi Rp 13,03 miliar.
Ketika saham MSIN sedang melambung, Bursa Efek Indonesia (BEI) tiba-tiba mengeluarkan keputusan untuk menjatuhkan suspensi terhadap saham ini mulai perdagangan 27 Agustus sampai pengumuman bursa lebih lanjut.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham MSIN,” jelas pengumuman BEI.
BEI menyatakan bahwa suspensi saham MSIN dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. “Di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 27 Agustus 2024 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,” jelas pengumuman BEI.
Sebelumnya saham MNC Digital - emiten Hary Tanoe - juga sempat kena suspensi BEI dalam satu hari perdagangan yakni pada 20 Agustus 2024. Lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Saham MSIN berpeluang masuk papan pemantauan khusus full call auction (FCA) lantaran dikenakan suspensi lebih dari satu hari bursa.
Sebagaimana diketahui salah satu kriteria papan pemantauan khusua adalah kriteria 10, yaitu dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
Stock Split
Emiten Hary Tanoe, MNC Digital Entertainment (MSIN) sebenarnya sudah mengungkap rencana melakukan aksi berupa pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5.
Untuk itu, jelas direksi MSIN, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 23 September 2024.
Direksi MSIN mengungkapkan bahwa nilai nominal saham MSIN saat ini Rp 50/saham. Nantinya akan menjadi Rp 10/saham.
Adapun jumlah saham MSIN sebelum stock split sebanyak 12,13 miliar saham. Dan akan bertambah menjadi 60,67 miliar saham setelah stock split.
“Dengan melakukan stock split, harga saham perseroan akan lebih terjangkau dan dapat memberikan sinyal positif terhadap pelaku pasar modal untuk dapat turut berpartisipasi dalam mendukung saham perseroan,” ungkap direksi dari emiten yang dikendalikan Hary Tanoe itu, Kamis (15/8/2024).
Direksi MNC Digital (MSIN) menambahkan bahwa stock split akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan.
Selain itu harga per lembar saham perseroan akan menjadi lebih terjangkau dan memberikan kesempatan kepada investor untuk aktif memperdagangkan dan ikut memiliki saham perseroan, mengingat perseroan merupakan perusahaan digital media/ entertainment terlengkap dan terbesar di Indonesia.
“Meningkatkan jumlah investor domestik di Tanah Air, karena dengan harga per lembar saham yang lebih murah dan terjangkau, akan meningkatkan jumlah investor yang berminat untuk berinvestasi di saham perseroan,” papar direksi MSIN.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #hary-tanoe #hary-tanoesoedibjo #mnc-digital-entertainment #saham-msin #suspensi-saham #bei #berita-ekonomi-terkini