Outlook Batu Bara plus Rekomendasi Saham ADRO, PTBA, ITMG
Produksi batu bara hingga Juli meningkat 6%. Lantas, bagaimana perkiraan hingga akhir 2024 serta prospek saham ADRO, PTBA, dan ITMG? - Halaman all
(InvestorID) 28/08/24 14:00 14791866
JAKARTA, investor.id – Produksi batu bara Indonesia hingga Juli 2024 mencapai 451 juta ton atau meningkat 6% yoy, setara 52% dari target RKAB tahun ini yang sebanyak 920 juta ton. Lantas, bagaimana perkiraan hingga akhir 2024 serta prospek saham batu bara seperti Adaro Energy Indonesia (ADRO), Bukit Asam (PTBA), dan Indo Tambangraya Megah (ITMG)?
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan mengungkapkan bahwa produksi batu bara pada Juli naik 10,5% mom menjadi 72 juta ton. “Kami memperkirakan produksi pada kuartal III-2024 tumbuh 6% qoq menjadi 213 juta ton. Namun, penurunan sebesar 5% qoq menjadi 203 juta ton mungkin terjadi pada kuartal IV akibat musim hujan,” tulis dia dalam risetnya.
Sedangkan konsumsi batu bara domestik mencapai 208 juta ton sepanjang Januari-Juli 2024 atau naik 13% yoy. Hal itu didorong oleh peningkatan penggunaan energi dan aktivitas manufaktur, dengan perkiraan total tahunan mencapai 387 juta ton atau meningkat 12% yoy.
Ekspor batu bara juga tumbuh 4% yoy menjadi 235 juta ton, dengan ekspor Juli naik 11% mom menjadi 37 juta ton, yang disokong oleh permintaan dari China. “Kami memperkirakan total ekspor tahun ini mencapai 418 juta ton atau meningkat 3% yoy,” ungkap Rizkia.
Sementara itu, harga batu bara Newcastle rata-rata mencapai US$ 134/ton sepanjang Januari-Juli 2024 atau 6% di atas perkiraan Mirae yang sebesar US$ 126/ton. Harga batu bara diprediksi pada kisaran US$ 136-150/ton pada kuartal III-2024.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Mirae tetap netral terhadap sektor batu bara, dengan saham Adaro Energy (ADRO) sebagai pilihan utama. Sebab ADRO mencatatkan kinerja yang kuat dan biaya lebih terkelola.
Meski begitu, Mirae merekomendasikan hold saham ADRO. Target harga saham ADRO sebesar Rp 2.900. Begitu juga dengan PTBA, rekomendasi hold dan target harganya Rp 2.500. Selanjutnya, hold saham ITMG dengan target harga Rp 25.500.
Hari ini, ADRO telah mempublikasikan laporan keuangan konsolidasi untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2024. Perseroan melakukan kajian terbatas terhadap laporan keuangan semester I-2024 tersebut.
ADRO mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 778,77 juta sepanjang semester I-2024. Laba bersih itu turun 10,8% dari US$ 873,83 juta pada periode yang sama tahun 2023.
Namun, pada kuartal II-2024, ADRO membukukan laba bersih US$ 404,42 juta atau lebih besar dari perolehan kuartal I-2024 yang sebesar US$ 374,34 juta.
ADRO mencatat kenaikan volume penjualan batu bara sebesar 7% menjadi 34,94 juta ton. Namun, pendapatan usaha turun 15% menjadi US$ 2,97 miliar, terutama karena koreksi harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sebesar 19%, seiring pelemahan harga batu bara.
Adapun laba inti ADRO mencapai US$ 911 juta dan EBITDA operasional sebesar US$ 1,23 miliar pada semester I-2024.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #adro #outlook-batubara #ptba #itmg #saham-adro #harga-batubara #produksi-batubara #rekomendasi-saham #mirae-asset-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/371617/outlook-batu-bara-plus-rekomendasi-saham-adro-ptba-itmg