Ingin Bangun Sinagoge di Masjid Al Aqsa, Israel Banjir Kecaman

Ingin Bangun Sinagoge di Masjid Al Aqsa, Israel Banjir Kecaman

Seruan Ben-Gvir pelanggaran terhadap Konvensi Jenewa dan hukum internasional.

(Republika) 28/08/24 14:00 14802615

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Kecaman mengalir dari seluruh dunia Arab dan Islam menyusul seruan Menteri Keamanan Nasional Israel sayap kanan Itamar Ben-Gvir untuk membangun sinagoge di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.

Ben-Gvir mengklaim pada Senin bahwa orang Yahudi memiliki hak berdoa di Masjid Al-Aqsa, dengan mengatakan ia akan membangun sinagoge di lokasi yang menjadi titik api tersebut.

Ini adalah pertama kalinya menteri Israel berbicara secara terbuka tentang pembangunan sinagoge di dalam kompleks masjid. Namun, ia telah berulang kali menyerukan dalam beberapa bulan terakhir untuk mengizinkan orang Yahudi berdoa di lokasi tersebut.

Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan pada Selasa bahwa mereka dengan tegas menolak seruan Ben-Gvir dan provokasi berkelanjutan terhadap sentimen umat Islam di seluruh dunia.

Mereka menekankan perlunya menghormati status historis dan hukum Masjid Al-Aqsa dan memperbarui seruannya kepada masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawabnya dan mengakhiri bencana kemanusiaan Palestina.

Ia juga menyerukan pengaktifan mekanisme serius untuk meminta pertanggungjawaban pejabat Israel atas pelanggaran berulang mereka terhadap hukum dan norma internasional.

Palestina mengecam seruan Ben-Gvir sebagai upaya untuk menyeret seluruh wilayah ke dalam perang agama.

Blok pan-Islam tersebut menganggap Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas konsekuensi dari pelanggaran berkelanjutan dan serangan sistematis yang memprovokasi sentimen umat Islam di seluruh dunia.

Masjid Al-Aqsa dianggap sebagai situs tersuci ketiga dalam Islam. Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai Temple Mount, yang diyakini sebagai lokasi dua kuil Yahudi kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel tahun 1967. Pada 1980, Israel mencaplok seluruh kota, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Israel telah menghadapi kecaman internasional atas serangan brutalnya di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 40.400 orang sejak serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

#masjid-al-aqsa #sinagoge #sinagoge-di-masjid-al-aqsa #israel #itamar-ben-gvir #yahudi #genosida-gaza #genosida-israel

https://khazanah.republika.co.id/berita/siwt0a366/ingin-bangun-sinagoge-di-masjid-al-aqsa-israel-banjir-kecaman