Laba BCA (BBCA) Tambah Besar pada Juli 2024, Segini Nilainya
Laba bersih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA tumbuh kuat 12,36% pada Juli 2024. - Halaman all
(InvestorID) 30/08/24 06:30 14823835
JAKARTA, investor.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mencetak pertumbuhan laba bersih tahun berjalan mencapai Rp 31,39 triliun sampai Juli 2024. Hasil tersebut didorong kinerja kredit yang tumbuh dalam kisaran tinggi.
Mengacu laporan keuangan BCA, total kredit yang disalurkan melesat 14,48% year on year (yoy) pada Juli 2024. Sebagai perbandingan, kredit perseroan naik dari Rp 727,04 triliun menjadi Rp 832,34 triliun.
Kinerja kredit BCA itu juga tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata sektor perbankan yang tumbuh 12,40% pada Juli 2024, berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI).
Dari kinerja kredit tersebut, BCA menghasilkan pendapatan bunga senilai Rp 50,68 triliun selama tujuh bulan tahun ini. Angka itu meningkat 8,15% dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 46,86 triliun.
Di samping itu, emiten bersandi BBCA ini terbilang berhasil mengendalikan pergerakan beban bunga diera suku bunga tinggi. Beban bunga BCA hanya tumbuh 5,35% (yoy) menjadi Rp 6,73 triliun per Juli 2024.
Alhasil, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tetap melaju 8,59% (yoy) menjadi Rp 43,95 triliun.
Sementara itu, total beban operasional lainnya berhasil diredam dengan penurunan 13,13% (yoy) menjadi Rp 5,33 triliun. Pendorongnya adalah peningkatan dividen yang diterima dan perbaikan pada pos provisi.
Dengan demikian, laba operasional perusahaan terkerek 12,47% (yoy) menjadi Rp 38,62 triliun. Sedangkan laba bersih tahun berjalan berhasil dibukukan BCA sebesar Rp 31,39 triliun atau bertumbuh 12,36% (yoy) pada Juli 2024.
CASA Makin Tangguh
Di sisi lain, bank yang belum lama ini melakukan groundbreaking kantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) ini masih menjaga predikat sebagai salah satu bank dengan tingkat penghimpunan dana murah terbesar. Tercermin dari rasio CASA (current account saving account) yang terjaga di atas level 80%.
Pada Juli 2024, rasio CASA dari BCA tercatat sebesar 82,16%. Angka itu meningkat 100 basis points (bps) dibandingkan 81,16% pada Juli 2023 lalu.
Secara nominal, dana murah yang dibukukan tercatat menembus Rp 904,34 triliun atau bertambah 4,97% (yoy). Dengan rincian, instrumen giro naik 4,25% menjadi Rp 344,49 triliun dan tabungan mencapai Rp 559,84 triliun atau meningkat 5,42%.
Dalam pertempuran untuk menghimpun dana masyarakat saat ini, BCA memilih menahan laju deposito yang tercatat turun 1,80% menjadi Rp 196,36 triliun. Dengan demikian, total dana pihak ketiga (DPK) BBCA tetap tumbuh 3,70% atau menyentuh Rp 1.100,70 triliun pada Juli 2024.
Sejalan pertumbuhan DPK, total liabilitas BCA aik 3,57% menjadi Rp 1.143,27 triliun. Total aset mencapai Rp 1.379,19 triliun atau naik 4,24%. Dan, ekuitas naik 7,58% menjadi Rp 235,92 triliun.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #bca #bbca #pt-bank-central-asia-tbk #laba-bca #kredit-bca #dpk-bca #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/finance/371824/laba-bca-bbca-tambah-besar-pada-juli-2024-segini-nilainya