Emiten FCA Ruginya Membengkak, Sahamnya Ada yang Berani Beli di Rp 9.000-an
Transaksi saham tersebut terjadi pasar negosiasi BEI pada 30 Agustus dengan harga premium. - Halaman all
(InvestorID) 02/09/24 07:55 14865897
JAKARTA, investor.id - Terjadi transaksi saham PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) bernilai jumbo di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat, 30 Agustus 2024 pekan lalu.
Jumlahnya sebanyak 1,102 miliar saham FASW ditransaksikan di pasar nego BEI di harga Rp 9.058/saham. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 9,98 triliun.
Sekretaris Perusahaan Fajar Surya Wisesa, Marco Hardy menjelaskan terkait transaksi tersebut. Menurutnya, telah terjadi pembelian saham perseroan oleh SCGP Solutions (Singapore) Pte Ltd (SCGPS) dari PT Intercipta Sempana sebanyak 1,102 miliar (44,48%) saham.
“Perseroan memperoleh informasi sehubungan dengan transaksi di pasar negosiasi pada 30 Agustus 2024,” jelasnya dalam keterbukaan informasi.
Marco menyebutkan harga transaksinya Rp 9.058/saham sehingga nilai keseluruhannya Rp 9,98 triliun.
Ia menekankan, tidak ada perubahan pengendalian dalam perseroan. Siam Kraft Industry Company Limited (SKIC), pemegang 1.368.663.916 saham yang mewakili 55,24% hak suara pada perseroan dan SCGPS adalah kelompok yang terorganisasi karena keduanya merupakan entitas di bawah pengendalian yang sama oleh SCG Packaging Public Company Limited.
Karena itu, SCG Packaging Public Company Limited menguasai total 99,72% saham FASW melaluit Siam Kraft Industry Company Limited dan SCGPS. Adapun publik, jika mengacu data per 31 Juli 2024, hanya memiliki 0,22% saham untuk nonwarkat, dan 0,07% saham untuk yang warkat. Jumlah pemegang saham keseluruhan hanya 378 pihak.
Saham FASW tercatat di papan pemantauan khusus full call auction (FCA). Harga sahamnya di pasar reguler Rp 5.525. Artinya, transaksi di pasar negosiasi pada 30 Agustus, harganya premium di atas harga pasar reguler.
Rugi
Sekretaris Perusahaan FASW, Marco Hardy sebelumnya mengungkapkan, pada 20 Agustus 2024 juga terjadi peralihan pemegang saham perseroan dalam satu grup.
Di mana terjadi pelaksanaan restrukturisasi internal antara SCGP Solutions (Singapore) PTE LTD (SCGPS), dan Siam Kraft Industry Company Limited (SKIC) di bawah Grup SCG Packaging/
Setelah transaksi saat itu, SKIC menjadi memegang 55,24% saham FASW. Sedangkan SCGPS kepemilikannya jadi nol saham FASW.
“Total harga transaksi Rp 7,52 triliun, dengan harga per saham Rp 5.500,” ungkap Marco Hardy.
Adapun Fajar Surya Wisesa berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 20 September 2024. Agendanya adalah persetujuan perubahan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan.
PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper) adalah salah satu produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia dengan kapasitas produksi gabungan terpasang lebih dari 1,5 juta ton per tahun dengan rangkaian produk yang meliputi kraft liner board (KLB) dan corrugated medium paper (CMP) yang digunakan sebagai bahan pembuatan kotak kemasan berupa kotak karton, dan coated duplex board (CDB) yang digunakan sebagai bahan pembuatan kotak kemasan untuk display.
Untuk semester I-2024, Fajar Surya Wisesa membukukan rugi bersih Rp 472,88 miliar. Membengkak dari periode sama tahun 2023 dengan rugi bersih Rp 216,19 miliar. Pendapatan di semester I-2024 juga menurun jadi Rp 3,89 triliun, dari sebelumnya Rp 4,09 triliun di semester I-2023.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #fca #emiten-fca #fajar-surya-wisesa #saham-fasw #full-call-auciton #berita-ekonomi-terkini