Saham Prioritas di Sektor Batu Bara Bergeser dari ADRO ke UNTR
Saham prioritas di sektor batu bara bergeser ke United Tractors (UNTR) dari sebelumnya Adaro Energy (ADRO). Kok bisa? - Halaman all
(InvestorID) 03/09/24 13:33 14886228
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara Indonesia terkoreksi selama Agustus 2024, terutama pada produk bernilai kalori (calorific value/CV) rendah, sedangkan kalori menengah dan tinggi tetap relatif tangguh. Lantas, bagaimana update prospek saham-saham batu bara seperti UNTR, ADRO, ITMG, dan PTBA?
Sebagai informasi, harga batu bara kalori rendah ICI 4 dan ICI 5 masing-masing turun 2,9% dan 3,5% mom. Sedangkan harga batu bara kalori menengah dan tinggi masing-masing naik 0,7% dan 3% mom.
“Koreksi harga dipicu oleh pelemahan permintaan dari China karena tingginya persediaan di pelabuhan selatan China, setelah produksi pembangkit listrik tenaga air mencapai level di atas normal pada awal Agustus 2024,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Christian Sitorus dalam riset terbaru.
Namun, data terbaru menunjukkan bahwa persediaan telah turun secara bertahap, sehingga membuka peluang pemulihan harga batu bara pada September 2024, mirip dengan pergerakan harga batu bara pada 2023.
Sementara itu, berdasarkan data Kementerian ESDM, produksi batu bara Indonesia mencapai 72,3 juta ton pada Juli 2024, naik 3,2% yoy atau 10,7% mom. Alhasil, total produksi sepanjang Januari-Juli 2024 sebanyak 477 juta ton atau meningkat 5,8% yoy.
“Peningkatan produksi batu bara Indonesia sejalan dengan tren historis yang biasanya menunjukkan peningkatan produksi pada Juli hingga Agustus/September, yang juga dapat meningkatkan ketersediaan pasokan di pasar ekspor,” jelas Erindra.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Di sisi permintaan, impor terbaru dari China dan India juga menunjukkan pertumbuhan yang tangguh. Impor batu bara oleh China pada Juli 2024 naik 17,7% yoy atau 12,4% yoy selama Januari-Juni 2024. Sedangkan impor batu bara oleh India pada Juni 2024 meningkat 12,3% yoy atau 10,9% yoy selama Januari-Juni 2024.
Adapun ekspor batu bara Australia terus tertinggal. Ekspor pada Juni 2024 anjlok 17,2% yoy. Sepanjang Januari-Juni 2024 turun 7,1% yoy, meskipun membaik dalam beberapa bulan terakhir. “Pada titik ini, kami melihat risiko jangka pendek dari momentum produksi Indonesia dan masih terbatasnya indikasi gangguan terkait cuaca,” sebut Erindra.
Dengan berbagai pertimbangan, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan peringkat overweight untuk sektor batu bara, karena prospek harga batu bara tetap utuh.
Namun, mengingat risiko jangka pendek akibat meningkatnya pasokan Indonesia, BRI Danareksa Sekuritas mengalihkan preferensi atau prioritas di sektor batu bara ke United Tractors (UNTR). Sebab prioritas sebelumnya, yaitu Adaro Energy Indonesia (ADRO), telah mengungguli sektor ini karena harga saham ADRO naik 12% selama sebulan terakhir.
Dengan demikian, urutan pilihannya berubah menjadi UNTR, ADRO, ITMG, PTBA.
Rekomendasi untuk saham-saham batu bara tersebut adalah buy. Target harga saham UNTR sebesar Rp 29.200, ADRO Rp 3.770, ITMG Rp 31.300, dan PTBA Rp 3.100.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #untr #adro #saham-batubara #adaro #united-tractors #harga-batubara #itmg #ptba #bri-danareksa-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/372251/saham-prioritas-di-sektor-batu-bara-bergeser-dari-adro-ke-untr