Prospek Harga BTC, Ajaib Kripto: Berpotensi Melemah Hingga US$54 Ribu
Menurut Panji Yudha, Analis dari Ajaib Kripto, prospek harga BTC bisa menjadi US$54 ribu, dengan September disebut sebagai bulan menantang.
(BlockChain-Media) 04/09/24 21:26 14892232
Menurut Panji Yudha, Analis dari Ajaib Kripto, prospek harga BTC bisa menjadi US$54 ribu, dengan September disebut sebagai bulan menantang. Investor juga memantau data terbaru pekerjaan di AS pada pekan ini yang bisa memengaruhi sentimen pasar kripto secara global.
Setelah penutupan Agustus yang mencatat penurunan sebesar 8,60 persen, harga Bitcoin (BTC) menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada awal September. Per Senin, 2 September 2024 misalnya, Bitcoin berhasil rebound dari support level US$57.000 dan mendekati resistance US$60.000 pada Selasa, 3 September 2024. Namun, pada Rabu, 4 September 2024, pukul 09:00 WIB, BTC bertengger di bawah US$57.000, mengindikasikan adanya ketidakpastian pasar yang cukup signifikan.
“Pada Rabu pagi harga BTC berada di bawah US$57.000, menunjukkan adanya ketidakpastian pasar. Secara teknikal, penurunan dari US$57.000 dapat berpotensi menyebabkan BTC melemah lebih jauh ke sekitar US$54.000 hingga US$55.000,” sebutnya, menyiratkan prospek harga BTC selanjutnya.

Laporan Data Pekerjaan AS, Non-farm Payroll (NFP), yang dijadwalkan pada hari Jumat, 6 September 2024, akan menjadi perhatian utama bagi investor. Menurut perkiraan pasar, NFP diperkirakan menunjukkan peningkatan menjadi 164.000 untuk Agustus, dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 114.000. Di sisi lain, tingkat pengangguran bulanan diperkirakan berada di angka 4,2 persen, turun dari 4,3 persen pada bulan Juli.
Panji Yudha menjelaskan, data NFP dan tingkat pengangguran AS memiliki dampak signifikan pada prospek harga BTC. Jika NFP menunjukkan peningkatan yang kuat dan tingkat pengangguran menurun, ini dapat memperkuat dolar AS dan cenderung menekan harga Bitcoin.
“Sebaliknya, jika data NFP dan tingkat pengangguran lebih lemah dari yang diharapkan, hal ini bisa semakin memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga, yang dapat mendorong kenaikan harga Bitcoin karena dolar AS melemah dan Bitcoin dianggap sebagai aset yang lebih menarik,” tukasnya.
Pelaku Pasar Kripto Nantikan Data Ini, Penentu Keputusan Suku Bunga The Fed
Kabar Terbaru AltcoinDi sisi lain, selain prospek harga BTC, ada beberapa pembaruan penting dari berbagai altcoin juga dijadwalkan minggu ini. Fantom (FTM) akan meluncurkan Sonic testnet yang dirancang untuk meningkatkan pemrosesan hingga 2.000 transaksi per detik (TPS).
Pada Selasa, 3 September 2024, Arbitrum (ARB) meluncurkan Stylus Upgrade, yang memungkinkan penulisan smart contracts menggunakan Rust, C, dan C++.
Kemudian pada Rabu, 4 September 2024, Polygon (MATIC) akan mengalami rebranding menjadi POL token dengan utilitas yang ditingkatkan.
Polygon Umumkan Transformasi Token POL, Dua Memecoin Ini Saling Bersaing
Selain itu, ThorChain (RUNE) akan melakukan hard fork pada hari yang sama untuk meningkatkan keamanan dan fungsionalitas jaringan.
Walaupun prospek harga BTC memasuki bulan September yang dikenal sebagai bulan paling menantang dalam sejarahnya, data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis minggu ini akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah kebijakan moneter Federal Reserve. Keputusan ini pada akhirnya akan mempengaruhi volatilitas dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan. [ps]
#bitcoin #btc #kripto #prediksi-bitcoin #proyeksi-btc
https://blockchainmedia.id/prospek-harga-btc-ajaib-kripto-berpotensi-melemah-hingga-us54-ribu/