Di Hadapan Paus Fransiskus, Siswi SMA di Jakarta Curhat Pernah Jadi Korban Perundungan
Di hadapan Paus Fransiskus, siswi salah satu SMA swasta di Jakarta berinisial Ch mengaku pernah menjadi korban perundungan. Halaman all
(Kompas.com) 04/09/24 22:09 14892281
JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anak berinisial Ch (16) mencurahkan isi hatinya ke Paus Fransiskus.
Siswi salah satu SMA swasta di Jakarta tersebut mengaku pernah menjadi korban perundungan.
"Saya terpuruk, saya berada di titik terendah. Saya merasa dunia tak berpihak ke saya," ujar Ch saat acara pertemuan dengan komunitas internasional Scholas Occurrentes di Grha Pemuda, Kompleks Katedral Jakarta, Rabu (4/9/2024).
Komunitas Scholas Occurrentes merupakan organisasi internasional yang diinisiasi oleh Paus Fransiskus sendiri.
Nyaris terisak, Ch lantas melanjutkan kisahnya.
Paus Fransiskus mendengarkan curahan hati Ch dengan saksama dari kursinya.
Usai bercerita, Paus Fransiskus pun dengan lantang berkata, "Anda berani!"
Paus menekankan bahwa perundungan merupakan bentuk dari ketidakpahaman seseorang akan perbedaan masing-masing.
Perbedaan bahkan seringkali memunculkan konflik dan peperangan.
"Dan orang harus memilih mana yang paling baik dalam hidup ini," ujar Paus Fransiskus.
Ia pun menyarankan Ch untuk tetap teguh dalam menjalin persaudaraan. Jika ada yang menawarkan konflik, jangan ikut terpancing.
"Apa mau berkonflik, bermusuhan? Atau mau damai satu sama lain? Saling rangkul, saling menerima. Kalau ada konflik, kita berdialog, bicara sama-sama," ujar dia.