Faisal Basri Wafat, Boediono: Saya Kehilangan Sahabat yang Pemikirannya Jernih dan Tajam

Faisal Basri Wafat, Boediono: Saya Kehilangan Sahabat yang Pemikirannya Jernih dan Tajam

Boediono mengatakan, Faisal Basri memiliki kemampuan yang luar biasa dari segi pengetahuan maupun praktik. Halaman all

(Kompas.com) 05/09/24 15:06 14896576

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden ke-11 RI Boediono mengenang almarhum Faisal Basri sebagai sosok yang memiliki pemikiran tajam.

“Saya merasakan kehilangan sahabat, beliau ini pikirannya jernih. Pemikirannya tajam dan semuanya untuk kebaikan bersama,” kata Boediono di rumah duka Faisal di Kompleks Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2024).

Boediono mengatakan, Faisal juga memiliki kemampuan yang luar biasa dari segi pengetahuan maupun praktik.

“Beliau banyak sekali kegiatan di lapangan yang sangat bermanfaat bagi kita semua,. Jadi saya merasa kehilangan sahabat,” kata Boediono.

“Kita doakan perjalanan beliau lancar kembali ke sang pencipta,” tutur Gubernur Bank Indonesia ke-13 itu.

Adapun ekonom Faisal Basri meninggal dunia di usia 65 tahun pada Kamis (5/9/2024) pukul 03.50 WIB.

Kabar Faisal Basri tutup usia dikonfirmasi Staf khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.

“Iya, kami sudah menerima infonya juga,” ujar Yustinus saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Faisal Basri meninggal di Rumah Sakit (RS) Mayapada, Kuningan, Jakarta.

#faisal-basri #boediono #faisal-basri-meninggal

https://money.kompas.com/read/2024/09/05/150600626/faisal-basri-wafat-boediono--saya-kehilangan-sahabat-yang-pemikirannya-jernih