Sudirman Said Kenang Faisal Basri yang Bantu dalam Pembubaran Petral

Sudirman Said Kenang Faisal Basri yang Bantu dalam Pembubaran Petral

Saat Sudirman Said menjadi menteri ESDM, Faisal Basri bersedia menjadi ketua tim reformasi tata kelola migas alias tim pemberantasan mafia migas. Halaman all

(Kompas.com) 05/09/24 13:40 14896588

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengenang Faisal Basri yang ikut membantu dalam pembubaran Pertamina Energy Trading Limited (Petral).

Saat Sudirman Said menjadi menteri ESDM, Faisal Basri bersedia menjadi ketua tim reformasi tata kelola migas atau yang dikenal dengan tim pemberantasan mafia migas.

“Karena kredibilitas Bang Faisal, maka pada waktu itu banyak sekali orang-orang ahli yang sign up, bergabung ke dalam tim,” kata Sudirman Said di rumah duka Faisal di Kompleks Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2024).

Sudirman Said mengatakan, tim yang dipimpin Faisal saat itu sukses besar karena 12 rekomendasi yang diberikan.

“Memang kami jalankan, termasuk di antaranya membubarkan Petral yang menghasilkan efisiensi luar biasa bagi Pertamina,” kata Sudirman Said.

Sudirman Said juga menyebutkan, Faisal merupakan sosok yang tidak kehilangan independensi ketika masuk struktur pemerintahan.

“Beliau tidak ingin kehilangan independensi, masuk dalam struktur pasti ada tata krama yang tidak sebebas kita di luar,” ujar Sudirman.

“Tetapi bukan berarti tidak peduli dalam kegiatan politik, beliau adalah pendiri Partai Amanat Nasional, sempat maju sebagai cagub, dan untuk posisi-posisi yang aktif beliau punya perhatian dan minat,” kata dia.

Sebagai informasi, Pertamina Energy Trading Limited atau Petral dibubarkan pada 13 Mei 2025. Sudirman Said yang saat itu masih menjadi Menteri ESDM mengatakan, Pertamina berhasil menghemat Rp 250 miliar per harinya usai Petral dibubarkan.

"Transaksi (impor minyak) yang beredar tiap hari sebesar 150 juta dollar AS atau setara Rp 1,7 triliun per hari. Setelah pembubaran (Petral), Pertamina menghemat 22 juta dollar Amerika (setara Rp 250 miliar)," kata Sudirman Said saat diskusi "Energi Kita" di Jakarta, 17 Mei 2015.

Adapun Faisal Basri meninggal dunia di usia 65 tahun pada Kamis (5/9/2024) pukul 03.50 WIB. Kabar Faisal Basri tutup usia dikonfirmasi Staf khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.

“Iya, kami sudah menerima infonya juga,” ujar Yustinus saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga almarhum yang diterima Kompas.com, Faisal Basri meninggal di Rumah Sakit (RS) Mayapada, Kuningan, Jakarta.

#faisal-basri #sudirman-said #petral #faisal-basri-meninggal

https://money.kompas.com/read/2024/09/05/134000826/sudirman-said-kenang-faisal-basri-yang-bantu-dalam-pembubaran-petral