Gambaran Performa Antam (ANTM) Kuartal III, Sahamnya Ditarget Segini

Gambaran Performa Antam (ANTM) Kuartal III, Sahamnya Ditarget Segini

Begini gambaran kinerja Antam (ANTM) atau PT Aneka Tambang Tbk pada kuartal III-2024. Simak juga target harga saham ANTM. - Halaman all

(InvestorID) 04/09/24 14:00 14900237

JAKARTA, investor.id – Kinerja operasional PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada kuartal III-2024 diperkirakan lebih baik. Sebab Antam berencana melepas stok feronikel yang tidak terjual pada kuartal II-2024 sebanyak 3.400 ton, selain dari hasil produksinya yang mencapai 5.000 ton.

Selain itu, dengan persetujuan RKAB SDA pada Juni 2024, penjualan bijih nikel Antam ditaksir bakal lebih kuat dari 700 ribu ton/bulan pada semester I-2024 menjadi 1-1,1 juta ton/bulan pada semester II-2024.

Penjualan emas Antam juga diprediksi tetap solid karena peningkatan permintaan dan pembelian kembali (buyback) dari segmen ritel.

“Secara keseluruhan, kami yakin percepatan volume penjualan pada kuartal III-2024 dapat mencapai target 2024 yang kami proyeksikan, yaitu penjualan bijih nikel sebanyak 10 juta wmt, feronikel (FeNi) sebesar 20 ribu ton, dan emas 28 ton,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Timothy Wijaya dan Christian Sitorus dalam risetnya.

Emiten berkode saham ANTM tersebut telah menjual bijih nikel dengan harga sedikit premium US$ 1-3/ton pada semester I-2024. Namun, karena kekurangan bijih nikel di Sulawesi dan Maluku, harga premium di atas harga acuan telah meningkat secara signifikan sejak kuartal II-2024.

BRI Danareksa Sekuritas yakin bahwa ANTM dapat memanfaatkan situasi tersebut. “Karena situasinya terus berlanjut, kami memperkirakan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) bijih nikel bisa naik lebih tinggi di atas harga acuan selama sisa waktu tahun ini,” jelas Timothy.

ANTM diperkirakan mampu meningkatkan porsi pendapatan penjualan bijih nikel dari 8,4% pada semester I-2024 menjadi 15% pada semester II-2024, seiring dengan kenaikan produksi. Alhasil, margin laba bersih (netprofitmargin/NPM) ANTM berpotensi meningkat dari 6,7% menjadi 10%, yang berarti kenaikan sekitar 15% dari estimasi BRI Danareksa Sekuritas tahun ini.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Di sisi lain, BRI Danareksa Sekuritas juga memberikan pandangan positif terhadap akuisisi minoritas saham di smelter nikel berteknologi rotary kiln electric furnace (RKEF). ANTM melalui anak usahanya, PT Gag Nikel, telah menandatangani CSPA dengan anak usaha Tsingshan mengenai investasi minoritas saham di smelter RKEF sebagai bagian dari persyaratan investasi hilir bagi pemegang konsesi.

Dengan asumsi valuasi yang wajar atas saham tersebut, BRI Danareksa Sekuritas yakin investasi ANTM itu merupakan opsi yang lebih baik dibandingkan membangun smelter baru atau mengakuisisi mayoritas saham di smelter yang ada, mengingat belanja modal yang minimal. Investasi tersebut juga membuka peluang penyediaan pasokan bijih secara captive untuk smelternya, sehingga meminimalkan risiko pasokan.

Dengan berbagai faktor yang ada, BRI Danareksa Sekuritas kembali menegaskan rating beli untuk saham ANTM, karena ada potensi peningkatan kinerja operasional dan laba pada semester II-2024. Target harga saham ANTM tetap sebesar Rp 2.000.

Target harga tersebut mencerminkan PE 2024 sebesar 16,6 kali. Risiko utamanya jika harga nikel turun, tingkat utilisasi lebih rendah, dan terjadi keterlambatan pelaksanaan proyek.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #antm #antam #saham-antm #emas-antam #rekomendasi-saham #bri-danareksa-sekuritas #aneka-tambang #tsingshan #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/372381/gambaran-performa-antam-antm-kuartal-iii-sahamnya-ditarget-segini