Wall Street Terguncang, tapi Nasdaq Tetap Melaju
Indeks-indeks Wall Street mayoritas terguncang pada Kamis (5/9/2024), tapi Nasdaq tetap melaju. Ada Apa? - Halaman all
(InvestorID) 06/09/24 04:47 14908094
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street mayoritas terguncang pada Kamis (5/9/2024), tapi Nasdaq tetap melaju. Ketika investor mulai menjual aset berisiko di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) menjelang laporan ketenagakerjaan utama yang akan dirilis pada Jumat (6/9/2024).
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 turun 0,3% dan berakhir di 5.503,41, sementara indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 219,22 poin (0,54%) menjadi 40.755,75. Sebaliknya, Nasdaq Composite malah tetap melaju, dengan mencatatkan kenaikan 0,25% dan ditutup pada 17.127,66, setelah sempat naik 1,2% pada sesi awal perdagangan.
"Kita berada di tengah ketakutan mini tentang pertumbuhan ekonomi lagi," kata Arun Sai, ahli strategi multi-aset senior di Pictet Asset Management.
Data ketenagakerjaan AS terbaru pada Kamis menunjukkan sinyal campuran terkait kesehatan ekonomi AS, yang menimbulkan pertanyaan tentang apakah The Fed tertinggal dalam hal pemangkasan suku bunga.
Data tenaga kerja sektor swasta menunjukkan pertumbuhan terlemah sejak 2021, memperkuat kekhawatiran akan perlambatan pasar tenaga kerja. Namun, klaim tunjangan pengangguran mingguan justru menurun dari minggu sebelumnya.
Pasar menunjukkan kepekaan tinggi terhadap potensi kekhawatiran pertumbuhan dalam beberapa minggu terakhir, termasuk penurunan pada Selasa yang dipicu oleh data manufaktur yang lemah.
Data Ketenagakerjaan AS
Hal ini menempatkan fokus besar pada data ketenagakerjaan AS, dengan perhatian tertuju pada laporan non-farm payrolls (NFP) bulan Agustus yang akan dirilis pada Jumat (6/9/2024). Laporan Juli yang lemah bulan lalu memicu kekhawatiran resesi dan volatilitas pasar pada Agustus.
"Ini adalah rentang yang sangat sempit. Jika hasilnya jauh dari ekspektasi besok, kita bisa melihat pergerakan besar ke arah mana pun. Jika ada deviasi, kita memperkirakan lebih banyak volatilitas,” kata Mark Malek, kepala investasi di Siebert Financial.
Sementara itu, saham Tesla melonjak 4,9% setelah perusahaan mobil listrik tersebut mengumumkan rencana untuk meluncurkan perangkat lunak self driving penuh di Eropa dan China pada awal tahun depan.
Saham Frontier Communications anjlok 9,5% setelah Verizon mengumumkan rencana untuk membeli perusahaan tersebut dalam kesepakatan senilai US$ 20 miliar, yang membuat valuasi Frontier lebih rendah dari harga penutupan Rabu (4/9/2024). Saham Verizon pun turun 0,4%.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #nasdaq #dow-jones #s-p-500 #ekonomi-as #data-ketenagakerjaaan-as #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/372593/wall-street-terguncang-tapi-nasdaq-tetap-melaju