10 Saham Babak Belur, Terjungkal hingga 34%

10 Saham Babak Belur, Terjungkal hingga 34%

Sebanyak 10 saham tampak babak belur. Sebab mencatatkan kerugian dari 12% sampai 34% hanya dalam sepekan. Saham apa saja? - Halaman all

(InvestorID) 07/09/24 18:00 14920394

JAKARTA, investor.id – Sebanyak 10 saham tampak babak belur. Sebab harganya terjungkal dari 12% hingga 34% dalam sepekan (2-6 September 2024). Saham-saham tersebut juga masuk daftar top losers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA) tercatat sebagai saham dengan kerugian paling parah. Saham GULA jeblok sebesar 34,9% dan memimpin top losers selama pekan ini.

Diikuti, saham PT MNC Financial Services Tbk (BCAP) yang ambles 25,8%, PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) 19%, PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) 17,6%, dan PT MNC Land Tbk (KPIG) 15,1%.

Kemudian, saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) ambrol 14,4%, PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) 14,2%, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) 13,7%, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) 13,5%, dan PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) 12,8%.

Sementara itu, pada periode yang sama, indeks harga saham gabungan (IHSG) meningkat 0,67% ke level 7.721,8 dari 7.670,7 pada penutupan pekan lalu. IHSG juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) pada Jumat (6/9/2024). Sedangkan rekor sebelumnya terjadi pada Senin (2/9/2024) di level 7.694,5.

Dengan demikian, IHSG telah mencetak rekor ke-15 sepanjang 2024.

Adapun rata-rata nilai transaksi harian sepanjang pekan ini anjlok 70,18% menjadi Rp 10,69 triliun dari Rp 35,86 triliun pada pekan lalu. Rata-rata frekuensi transaksi juga turun sebesar 6,44% menjadi 1,12 juta kali dari 1,2 juta kali. Tapi, rata-rata volume transaksi harian naik 13,27% menjadi 21,98 miliar saham dari 19,4  miliar saham.

Seiring dengan penguatan IHSG, nilai kapitalisasi pasar saham BEI menembus Rp 13.200 triliun dan kembali mengukir rekor tertinggi sepanjang masa. Berdasarkan data BEI selama periode 2-6 September 2024, kapitalisasi pasar bursa naik 0,78% menjadi Rp 13.217 triliun dari Rp 13.114 triliun pada pekan lalu.

Ini merupakan pemecahan rekor selama empat pekan berturut-turut. Rekor tertinggi kapitalisasi pasar sebelumnya terjadi pada pekan lalu sebesar Rp 13.114 triliun.

Cetak Cuan Berlimpah 

Sementara itu, sebanyak 10 saham yang lain berhasil mencetak cuan besar dalam sepekan. Harganya melonjak dari 37% hingga 117% selama sepekan (2–6 September 2024). Alhasil, saham-saham tersebut menduduki top gainers.

Berdasarkan data BEI, saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) mencatatkan cuan paling gede mencapai 117,2%.

Diikuti, kenaikan saham PT Indoritel Tbk (DNET) 105,7%, PT Perma Plasindo Tbk (BINO) 102,6%, PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) 72,2%, dan PT Inter Delta Tbk (INTD) 72,2%.

Kemudian, saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) 70,3%, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) 62,1%, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) 53,5%, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) 39,2%, dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) 37,2%.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-rugi #saham-gula #bcap #kpig #ihsg #saham-cuan #saham-dnet #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/372735/10-saham-babak-belur-terjungkal-hingga-34