BCA Belum Bakal Bawa Bisnis Pembiayaan ke Lantai Bursa Halaman all
BCA mengumumkan penyelesaian penggabungan (merger) antara BCA Multi Finance ke dalam BCA Finance. Halaman all
(Kompas.com) 07/09/24 16:00 14925863
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA secara resmi mengumumkan penyelesaian penggabungan (merger) antara PT BCA Multi Finance (BCA Multi Finance) ke dalam PT BCA Finance (BCA Finance) pada Minggu (1/9/2024). Setelah penggabungan, BCA Finance menjadi perusahaan hasil penggabungan.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, penggabungan tersebut bukan merupakan persiapan perusahaan untuk melantai di bursa saham atau initial public offering (IPO).
Adapun, penggabungan dua entitas di bawah bank swasta tersebut hanya merupakan upaya untuk melakukan efisiensi bisnis.
"Belum ada rencana IPO, untuk efisiensi saja," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (6/9/2024).
Ia menambahkan, BCA Finance nantinya akan tetap berfokus pada bisnis pembiayaan mobil baru, mobil bekas, dan motor baru.
"Bisnis tetap kredit mobil baru, mobil bekas, dan motor baru, ada multiguna sedikit," imbuh dia.
Sementara itu, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, grup BCA melihat potensi pertumbuhan jangka panjang yang menjanjikan di pasar pembiayaan otomotif. Merger dilakukan untuk memperkokoh bisnis pembiayaan otomotif kedua perusahaan.
"Hingga saat ini, belum ada rencana BCA Finance melakukan IPO," kata dia.
Hera mengungkapkan, pihaknya yakin merger kedua perusahaan ini akan berdampak positif pada bisnis grup BCA, terutama di industri pembiayaan otomotif dan multifinance.
Sementara itu, lini bisnis pembiayaan sepeda motor dipastikan tetap hadir di pasar dan menjadi bagian dari BCA Finance.
"Penggabungan ini sejalan dengan komitmen grup BCA dalam melayani konsumen di berbagai segmen pembiayaan otomotif. Merger ini diharapkan dapat semakin meningkatkan performa layanan serta kualitas pembiayaan kepada konsumen," tutup dia.
Sebagai informasi, sebelumnya pemegang saham BCA Finance terdiri dari BBCA senilai 99,57 persen dan BCA Finance Limited senilai 0,424 persen. Sementara itu, BCA Multifinance dimiliki oleh BBCA sebanyak 75 persen dan BCA Finance senilai 25 persen.
Setelah penggabungan, pemegang saham BCA Finance saat ini terdiri dari BBCA senilai 99,59 persen dan BCA Finance Limited sebanyak 0,41 persen.
Head of ESG BCA Linda Chandrawati menuturkan, BCA Finance dan BCA Multi Finance merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha pembiayaan dan berada di bawah kendali perseroan.
Sebelum penggabungan, BCA Finance fokus di pembiayaan roda empat. Sedangkan BCA Multi Finance fokus pada segmen roda dua dan roda empat bekas.
"Penggabungan akan menyatukan potensi terbaik BCA Finance dan BCA Multifinance. BCA Finance sebagai perusahaan hasil penggabungan diharapkan akan lebih kokoh, efisien, dan efektif," tulis dia dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (4/9/2024).