4 Gunung di Pulau Jawa yang Tidak Dianjurkan untuk Pendakian Tektok
Tak semua gunung aman untuk didaki dalam sehari atau pendakian tektok. Lantas gunung apa saja yang tidak dianjurkan untuk pendakian tektok? Halaman all
(Kompas.com) 11/09/24 10:37 14969579
KOMPAS.com – Pulau Jawa terkenal dengan deretan gunung yang menjadi tujuan favorit para pendaki. Namun, tak semua gunung di pulau ini aman untuk didaki dalam satu hari tanpa menginap atau dikenal dengan istilah pendakian tektok.
Beberapa gunung memiliki medan yang berat, cuaca ekstrem, atau jalur yang berbahaya sehingga tidak dianjurkan untuk melakukan pendakian singkat.
Untuk menghindari risiko, para pendaki perlu mengetahui gunung-gunung mana saja yang sebaiknya dihindari jika hanya memiliki waktu pendakian terbatas.
Menurut pemandu gunung bernama Yoga Puspa, Selasa (10/9/2024), terdapat beberapa gunung yang tidak dianjurkan untuk pendakian tektok. Simak selengkapnya.
Gunung yang tidak disarankan untuk pendakian tektok
1. Gunung Raung
Dok.magmagama.ft.ugm.ac.id Potret Jembatan Shiratal Mustaqim di Gunung Raung yang diambil oleh Tim Wacaraung dari Keluarga Pecinta Alam Magmagama UGM pada pendakian di tahun 2019.Salah satu gunung yang tidak dianjurkan untuk pendakian tektok adalah Gunung Raung di Jawa Timur.
Dengan ketinggian 3.344 meter di atas permukaan air laut (mdpl), Gunung Raung memiliki medan yang cukup menantang dan berbahaya, terutama di jalur pendakian menuju Puncak Sejati.
Salah satu titik paling ekstrem adalah Jembatan Shiratal Mustaqim, jalur sempit dengan lebar sekitar satu meter yang diapit jurang dalam di kedua sisinya.
Jalur ini berisiko tinggi, terutama ketika kabut tebal turun, sehingga meningkatkan kemungkinan batu jatuh atau pendaki tergelincir.
Kondisi ekstrem ini membuat Gunung Raung tidak direkomendasikan untuk pendakian singkat.
- 5 Tips Pendakian Tektok, Jangan Mendaki Tektok Sebelum Melakukan Ini
- 5 Perlengkapan Standar untuk Pendaki Tektok, Bawa Ransel dan Permen
2. Gunung Welirang
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN Belerang Gunung Welirang Asap keluar dari kawah Gunung Welirang di Jawa Timur, Selasa (30/6/2015). Gunung Welirang merupakan salah satu gunung berapi aktif di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Mojokerto. Gunung ini berada pada satu punggungan yang sama dengan Gunung Arjuno. Banyak keluarga bergantung pada gunung ini untuk menambang belerang.Salah satu gunung di Pulau Jawa yang tidak dianjurkan untuk pendakian tektok adalah Gunung Welirang. Dengan ketinggian 3.156 mdpl, gunung berapi aktif ini memiliki medan yang luas dan berat, membuat pendakian dalam satu hari sangat tidak disarankan.
Berada di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Gunung Welirang sering kali memerlukan waktu pendakian hingga dua hari penuh, bahkan bagi pendaki tangguh.
Beberapa jalur pendakian seperti Tretes, Cangar, dan Pacet menawarkan rute yang panjang dan sulit sehingga para pendaki biasanya memilih untuk berkemah.
Selain itu, cuaca ekstrem yang sering terjadi di daerah ini ini kerap menyebabkan ditutupnya jalur pendakian demi keselamatan.
View this post on Instagram
3. Gunung Argopuro
jasling.menlhk.go.id Danau Taman Hidup menjadi salah satu spot yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendaki Gunung Argopuro.Gunung Argopuro terletak di perbatasan lima kabupaten di Jawa Timur yaitu Probolinggo, Situbondo, Lumajang, Jember, dan Bondowoso. Gunung ini memiliki ketinggian 3.088 mdpl.
Dengan tiga puncak utama yaitu Puncak Arca, Puncak Argopuro, dan Puncak Rengganis, Gunung Argopuro dikenal sebagai gunung dengan trek pendakian terpanjang di Pulau Jawa karena mencapai 40 kilometer dan dibutuhkan waktu empat hingga lima hari untuk menyelesaikan pendakian ini.
Dua jalur yang umum digunakan adalah via Bermi di Probolinggo dan via Baderan di Situbondo, masing-masing memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.
Karena panjangnya trek dan durasi pendakian yang lama, Gunung Argopuro tidak disarankan untuk pendakian tektok, yang umumnya dilakukan dalam waktu singkat.
4. Gunung Arjuno
Shutterstock Pemandangan Gunung ArjunoGunung Arjuno, Jawa Timur, juga tidak dianjurkan untuk pendakian tektok.
Terletak di kawasan Malang dan Batu, gunung dengan ketinggian 3.339 mdpl ini memiliki jalur yang panjang dan medan yang cukup berat.
Pendakian Gunung Arjuno membutuhkan stamina ekstra karena jarak yang harus ditempuh cukup jauh, dengan jalur yang terjal dan licin di beberapa titik, terutama saat musim hujan.
Selain itu, kondisi cuaca yang bisa berubah tiba-tiba juga menjadi faktor yang membuat pendakian tektok di Gunung Arjuno berisiko tinggi.
Para pendaki sangat dianjurkan untuk mengalokasikan waktu yang cukup dan mempersiapkan diri dengan baik jika ingin mendaki gunung ini.
View this post on Instagram
#pendaki-tektok #bahaya-pendakian-tektok #pendakian-tektok #gunung-yang-tidak-tepat-untuk-tektok #gunung-yang-tidak-dianjurkan-untuk-pendakian-singkat #pendakian-singkat