Saham Emiten Portofolio Anthoni Salim Menjadi-jadi
Anthoni Salim menggenggam 11,12% saham DCI Indonesia (DCII). Nilai kepemilikan Anthoni Salim pun melambung seiring lonjakan saham DCII. - Halaman all
(InvestorID) 13/09/24 11:03 14983128
JAKARTA, investor.id – Saham emiten teknologi yang masuk portofolio Anthoni Salim tengah menjadi-jadi. Saham tersebut adalah saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII).
Pada sesi I perdagangan 13 September 2024 saham ini sempat menyentuh Rp 62.600 yang merupakan level tertingginya sepanjang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun sekitar pukul 10.50 WIB saham DCI Indonesia (DCII) lagi berada di Rp 60.100 atau +15,13%. Nilai kapitalisasi pasarnya Rp 143,26 triliun.
Pada perdagangan 12 September kemarin, saham DCII portofolio Anthoni Salim juga melejit 20% mentok auto reject atas (ARA).
DCI Indonesia – emiten data center – salah satu pendirinya adalah Otto Toto Sugiri. Ia kini menggenggam 712.784.905 (29,9%) saham DCII dan menjabat sebagai direktur utama.
Sedangkan Anthoni Salim memegang 265.033.461 (11,12%) saham DCII.
Dengan harga saham DCI Indonesia di Rp 60.100, maka nilai kepemilikan Otto Toto Sugiri mencapai Rp 42,8 triliun. Sedangkan nilai kepemilikan Anthoni Salim Rp 15,9 triliun.
Ekspansi
Sebelumnya diberitakan, penyedia layanan infrastruktur pusat data, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga Rp 1 triliun. Capex tersebut dialokasikan untuk ekspansi data center guna menangkap permintaan pasar yang masih besar di Indonesia.
VP Market Development & Sales Strategy DCI Indonesia (DCII) Abieta Billy mengungkapkan, peluang pertumbuhan data center masih sangat besar di Indonesia. Saat ini, hanya tersedia 1 megawatt per kapita, idealnya setiap perkapita bisa memiliki 7-8 megawatt.
“Dengan demikian, saat ini Indonesia membutuhkan 270 megawatt dari yang tersedia saat ini di pasaran yakni 270 ribu megawatt.” jelasnya dalam paparan publik, Senin (22/4/2024).
Untuk mengakomodir target itu, Billy mengatakan, perseroan sedang membangun gedung data center kelima yang berlokasi di pusat data center Cibitung dengan kapasitas mencapai 36 mw. Gedung baru ini nantinya akan dikhususkan untuk pelanggan yang menginginkan penempatan data center dengan ukuran yang besar atau hyperscale.
“Jadi nanti kapasitas kami akan bertambah dari sebelumnya 83 mw menjadi 119 mw pada akhir 2024,” ujarnya.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #anthoni-salim #dci-indonesia #dcii #saham-dcii #otto-toto-sugiri #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/373382/saham-emiten-portofolio-anthoni-salim-menjadijadi