Harga Bitcoin Melonjak 4% Seiring Penguatan di Seluruh Pasar

Harga Bitcoin Melonjak 4% Seiring Penguatan di Seluruh Pasar

Harga Bitcoin melonjak 4% seiring penguatan yang terjadi di seluruh pasar tradisional - Halaman all

(InvestorID) 14/09/24 07:30 14999693

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Bahkan, harga Bitcoin melonjak 4% seiring penguatan yang terjadi di seluruh pasar tradisional, mulai dari pasar saham, emas menjelang pemangkasan suku bunga The Fed pada pekan depan.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu (14/9/2024) pukul 06.10 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menguat 3,3% menjadi US$ 2,12 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melonjak 4% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 60.504 per koin atau setara Rp 932,4 juta (kurs, Rp 15.411).

Hal serupa juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang terkerek 3,5% menjadi US$ 2.446 per koin. Sedangkan Binance (BNB) menguat 2,8% dalam 24 jam. Sehingga BNB dibanderol dengan harga US$ 557 per koin.

Dikutip dari Coindeks, pasar kripto menguat sejak Jumat (13/9/2024) dengan bitcoin (BTC) bertengger di level US$ 60 ribu, didorong oleh kenaikan kuat di seluruh pasar tradisional. Saham Amerika Serikat (AS) naik lebih tinggi, dengan S&P 500 kurang dari 1% dari rekor tertingginya di bulan Juli beberapa jam sebelum pasar tutup. Harga emas terus memecahkan rekor tertinggi. Ditambah lagi, penurunan dolar AS terhadap mata uang utama mendukung reli di seluruh kelas aset.

Reli Bitcoin mungkin memiliki lebih banyak bahan bakar di tangki berdasarkan analisis siklus harian aset, pedagang dan analis yang diikuti dengan baik Bob Loukas mencatat. Teori siklus dalam analisis teknis berpendapat bahwa harga bergerak dalam gelombang dan memiliki periodisitas tertentu antara puncak dan palung lokal.

Menurut grafik yang dibagikan di X, bitcoin kemungkinan menemukan titik terendah lokal di bawah US$ 53 ribu pada 6 September dan baru memasuki hari ketujuh dalam siklus baru. Siklus harian sebelumnya berlangsung selama lebih dari enam puluh hari dan mencapai puncaknya pada hari ke-24, sehingga masih ada banyak waktu bagi BTC untuk mencapai titik tertinggi baru sebelum berbalik arah.

"Siklus-siklus ini masih memiliki waktu yang tersisa dan seharusnya tetap kuat hingga FOMC," kata Loukas.

Pemangkasan Pertama

Fokus utama perilaku pasar pada minggu depan adalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu, yang pastinya akan menandai pemangkasan suku bunga pertama The Fed sejak 2020.

Para pengamat masih terbagi pendapat tentang besarnya pemangkasan, dengan kemungkinan yang hampir sama antara pemangkasan sebesar 25 basis poin dan pemangkasan yang lebih besar, sebesar 50 bps, menurut CME FedWatch Tool.

Perusahaan investasi kripto Ryze Labs dalam laporannya menyebutkan, meskipun ada prospek kebijakan moneter yang lebih longgar, yang secara teori akan bermanfaat bagi aset berisiko, kekhawatiran yang masih ada tentang resesi yang akan datang membebani pasar. "Variabel kunci di sini adalah kondisi ekonomi AS," kata laporan itu. "

Jika tetap tangguh dan terhindar dari resesi, aset berisiko kemungkinan akan terus meningkat. Jika tidak, maka kita akan mengalami masa sulit," tambah laporan itu.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-bitcoin #bitcoin #btc #ethereum #eth #binance #bnb #pasar-kripto #the-fed #pemangkasan-suku-bunga #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/373475/harga-bitcoin-melonjak-4-seiring-penguatan-di-seluruh-pasar