Wall Street Mayoritas Menguat, Dow Jones Ukir Rekor Tertinggi

Wall Street Mayoritas Menguat, Dow Jones Ukir Rekor Tertinggi

Wall Street mayoritas menguat pada Senin (16/9/2024). Bahkan, Dow Jones ukir rekor tertinggi sepanjang masa - Halaman all

(InvestorID) 17/09/24 04:46 15123829

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street mayoritas menguat pada Senin (16/9/2024). Bahkan, Dow Jones Industrial Average mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Hal itu seiring dengan antisipasi para investor menjelang pertemuan kebijakan The Fed pada pekan ini.

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 naik 0,13% dan ditutup pada level 5.633,09. Sedangkan Dow Jones menguat 228,30 poin (0,55%) dan berakhir di rekor tertinggi sepanjang masa pada 41.622,08.

Rekor tertinggi Dow Jones sebelumnya berada di level 41.563,08 yang terjadi pada 30 Agustus 2024. Ini merupakan rekor tertinggi Dow Jones ke-27 yang terjadi sepanjang 2024.

Sementara itu, Nasdaq Composite yang didominasi oleh saham teknologi malah turun 0,52% menjadi 17.592,13.

Saham Apple anjlok 2,8% setelah sejumlah analis dari perusahaan seperti Bank of America dan JPMorgan mencatat bahwa waktu pengiriman produk yang lebih lama bisa menjadi indikasi permintaan yang lebih rendah untuk model iPhone 16 Pro dibandingkan tahun sebelumnya.

Saham-saham chip seperti Nvidia, yang memimpin pemulihan pasar minggu lalu, mengalami penurunan karena investor mengambil keuntungan dari lonjakan sebelumnya. Saham Nvidia jatuh hampir 2% pada hari Senin. Saham Broadcom dan KLA Corporation masing-masing turun 2%, sementara Marvell Technology terpangkas 1,5%.

Kini, S&P 500 berada kurang dari 1% dari rekor tertingginya yang dicetak pada Juli dan berpotensi mencapai rekor baru pekan ini. Setelah awal September yang lemah secara historis, ketiga indeks utama Wall Street mengakhiri pekan lalu dengan kenaikan, bahkan S&P 500 dan Nasdaq mencatat minggu terbaik mereka pada 2024.

Pemangkasan Suku Bunga

The Fed dijadwalkan mengadakan pertemuan pada 17-18 September. Dalam pertemuan tersebut, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak memulai siklus kenaikan suku bunga pada Maret 2022.

Pemangkasan suku bunga minggu ini akan menjadi langkah penting yang diharapkan banyak investor dapat mengurangi biaya pinjaman bagi perusahaan dan meningkatkan pertumbuhan pendapatan.

Saat ini, suku bunga pinjaman overnight berada di kisaran 5,25% hingga 5,5%. Pasar memperkirakan peluang sebesar 63% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin, menurut alat FedWatch dari CME Group yang melacak data futures suku bunga.

Sektor keuangan dan energi naik lebih dari 1% pada Senin, mengungguli pasar secara keseluruhan. Sementara sektor teknologi informasi turun hampir 1%, menjadi sektor dengan kerugian terbesar pada Senin.

Analis investasi senior di Fort Pitt Capital Christopher Barto mengatakan, banyak investor saat ini mengambil keuntungan dari kenaikan saham teknologi besar selama setahun terakhir, terutama saham semikonduktor.

"Investor melihat bukan rotasi penuh dalam kepemimpinan pasar, tetapi area pasar lainnya mulai menunjukkan peningkatan, dan banyak hal tersebut berkaitan dengan pemangkasan suku bunga yang akan datang," ujar Barto.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #dow-jones #s-p-500 #nasdaq #saham-nvidia #rekor-tertinggi-dow-jones #saham-teknologi #pemangkasan-suku-bunga #the-fed #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/373621/wall-street-mayoritas-menguat-dow-jones-ukir-rekor-tertinggi