Diversifikasi Produk Jadi Motor Pertumbuhan Cerestar Indonesia (TRGU)
PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) melanjutkan diversifikasi produk sebagai motor pertumbuhan perseroan pada Semester II-2024. - Halaman all
(InvestorID) 17/09/24 22:41 15146539
JAKARTA, investor.id – PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) melanjutkan diversifikasi produk sebagai motor pertumbuhan perseroan pada Semester II-2024. Tahun ini, TRGU mengincar pendapatan tumbuh 10%.
Strategi diversifikasi ini menyasar pada bisnis bahan pakan ternak yang dinilai memiliki prospek menjanjikan. Tidak kalah dengan bisnis tepung terigu sebagai bisnis inti perseroan.
Produsen tepung olahan gandum ini mulai menggeluti bisnis bahan pakan ternak pada 2022 dan bisnis tersebut diklaim telah menyumbang 21% dari pendapatan TRGU pada semester I-2024.
Direktur Utama Cerestar Indonesia Indra Irawan menyampaikan, diversifikasi TRGU di bisnis bahan pakan ternak telah mempercepat pertumbuhan pendapatan perusahaan.
“Diversifikasi juga membantu TRGU memitigasi risiko pasar dan meningkatkan efisiensi dengan memanfaatkan limbah pengolahan tepung terigu," ujar Indra dalam keterangan resminya, Selasa (17/9/2024).
Buktinya, melalui strategi diversifikasi produk, pendapatan TRGU pada semester I-2024 tumbuh sebesar 20% menjadi Rp 2,9 triliun dibanding periode sama tahun lalu.
Ditambah lagi, bisnis produk bahan pakan ternak di Indonesia diproyeksi semakin menjanjikan tercermin dari data Kementerian Pertanian pada Agustus 2024 yang menunjukkan, konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia terus berkembang paralel dengan bertambahnya penduduk dan meningkatnya pendapatan.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia pada 2024 mencapai 281,6 juta jiwa dan pada 2040 diperkirakan naik menjadi 317,2 juta jiwa, lalu pada 2050 mencapai 328,9 juta jiwa.
Karena itu, industri bahan pakan ternak akan terus menunjukkan perkembangan positif dalam 4 tahun terakhir. Pada 2020, produksi bahan pakan ternak tercatat sebesar 15,9 juta ton, lalu meningkat menjadi 17,4 juta ton pada 2021, naik lagi menjadi 17,6 juta ton pada 2022, dan tumbuh kembali menjadi 17,9 juta ton pada 2023.
Di sisi lain, bisnis tepung terigu sebagai bisnis utama TRGU juga memperlihatkan prospek cerah. Manajemen TRGU optimistis, konsumsi tepung terigu di Indonesia terus meningkat sejalan dengan perkembangan gaya hidup dan pola makan masyarakat yang semakin gemar mengonsumsi roti, mie, dan produk olahan tepung terigu lainnya.
Melihat kecenderungan peningkatan konsumsi produk olahan tepung terigu di masyarakat, dan bertumbuhnya pasar bahan pakan ternak di Indonesia, emiten berkode saham TRGU ini yakin, target pertumbuhan pendapatan sebesar 10% pada 2024 akan tercapai.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #trgu #saham-trgu #cerestar-indonesia-trgu #diversifikasi-produk-trgu #bahan-pakan-ternak #produsen-tepung #berita-ekonomi-terkini