Mencari 17 "Korea" untuk Dikirim ke Portugal
Mereka berkesempatan menimba pengalaman dari para juara sepak bola di Portugal melalui program Korea-Korea Selecao.
(Kompas.com) 17/09/24 21:59 15157379
KOMPAS.com - Sebanyak 17 pemain asal Jawa Tengah akan mendapatkan kesempatan berlatih sepak bola di Portugal yang merupakan negara dari bintang sepak bola Cristiano Ronaldo.
Mereka berkesempatan menimba pengalaman dari para juara sepak bola di Portugal melalui program Korea-Korea Selecao.
Gelaran ini diinisiasi oleh Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul bersama Justin Lhaksana, dan Abel Xavier.
Abel Xavier adalah mantan pemain yang berpengalaman. Ia pernah berkarier di Liga Portugal (Benfica, CF Estrela), Italia (Bari dan AS Roma), Spanyol (Real Oviedo), Belanda (PSV Eindhoven), Inggris (Middlesbrough, Everton, Liverpool), Turki (Galatasaray), Jerman (Hannover 96), sampai Amerika Serikat (LA Galaxy).
Dalam jumpa pers yang digelar di Jakarta pada Selasa (17/9/2024), Bambang Pacul menjelaskan, sebanyak 50 talenta sepak bola Jawa Tengah akan melalui seleksi sampai babak final, dipimpin langsung oleh Koci dan coach Abel Xavier di Semarang mulai tanggal 21 September - 13 Oktober 2024.
Nantinya seleksi tahap akhir bakal digelar di Semarang pada 26 Oktober 2024.
Proses seleksi para pemain bertalenta U - 15 bakal dilaksanakan di 6 karesidenan di Jawa Tengah oleh tim yg dipimpin Koci, sapaan akrab Justin.
KOMPAS.COM/FERRIl DENNYS Sebanyak 17 pemain asal Indonesia akan dikirim ke Portugal lewat program Korea-Korea Selecao (KKS) yang diinisiasi oleh Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul bersama Justin Lhaksana, dan coach Abel Xavier.Seleksi ini melibatkan sekolah sepakbola, para peserta kompetisi amatir ataupun talenta muda lainnya di luar itu.
“Dalam 10 hari, fokus kami akan menggali talenta yang terpilih nanti dengan memberikan pandangan yang baru dan pengalaman berbeda di dunia sepak bola yang belum mereka alami selama ini. Selain program latihan, mereka akan diajak menonton pertandingan di Portugal,” ungkap Abel yang hadir secara daring langsung dari Portugal saat acara press conference.
“Abel Xavier adalah contoh ‘Korea’ yang melenting! Ini pengalaman baru yang ‘menghidupkan’. Kekuatan pikiran itu luar biasa. Akan bisa menggerakkan dan menjadi driving force (kekuatan pendorong) untuk mereka (para peserta) dalam mewujudkan mimpi mereka di sepak bola,” ungkap Bambang Pacul menambahkan.
Nantinya seleksi final ini akan mencari 17 pemain yang pada 20-30 november 2024 bakal mendapat pelatihan di Lisbon Portugal.
“Saya akan prioritaskan pemain dengan teknis dasar seperti passing dan dribbling yang baik. Bukan pemain yang bisa gocek dan cetak gol,” ujar Koci.
KENAPA “KOREA-KOREA”
Kenapa istilah “Korea” dipakai? Istilah “Korea-Korea” sangat populer di masyarakat Jawa. Secara kultural di Jawa, istilah “Korea” berkembang yang kemudian mengacu pada orang-orang yang berasal dari kelas menengah bawah, yang mana memiliki mimpi dan harapan untuk melenting ke atas.
Mereka adalah orang-orang yang punya daya juang luar biasa untuk keluar dari belenggu kemiskinan.
Dalam kesempatan ini, Abel Xavier juga juga menceritakan latar belakang perjuangan yang sama dalam karier sepak bolanya.
Pria yang berasal dari Mozambik ini juga melalui banyak masa sulit sejak kecil dan berangkat dari keluarga miskin. Ia memberanikan diri untuk mengikuti pelatihan sepakbola di Portugal sejak usia 6 tahun.
“Kenapa menggunakan istilah melenting? Sebab, para \'Korea\' keluar dari jurang kemiskinan dengan lompatan yang eksponensial. Orientasi kehidupannya terus bergerak ke lapisan sosial atas. Lewat ajang ini kita bantu mereka agar tidak takut bermimpi lagi,” jelas Bambang Pacul.
Justin juga menekankan dirinya selama ini selalu mencari pemain dari keluarga miskin.
“Mereka punya daya juang yang lebih besar. Mereka mau keluar dari lingkaran kemiskinan untuk membantu keluarganya. Program ini luar biasa, bisa mewujudkan hal tersebut,” lanjut Koci.
Sementara Seleção dalam bahasa portugis bermakna "orang-orang yang terpilih".
Program “Korea-Korea Selecao ini ingin memilih para “Korea” bertalenta U-15 di Jawa Tengah untuk mewujudkan mimpi bisa bermain dan berlatih di salah satu negara negara dengan prestasi dan tradisi sepakbola terbaik dunia.
#jawa-tengah #bambang-pacul #justin-lhaksana
https://bola.kompas.com/read/2024/09/17/21594838/mencari-17-korea-untuk-dikirim-ke-portugal