Saham BSI (BRIS) Naik, Dirut Beri Bocoran Kinerja dan Dividen

Saham BSI (BRIS) Naik, Dirut Beri Bocoran Kinerja dan Dividen

Kinerja saham BSI (BRIS) yang menghijau menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja BRIS, bank syariah terbesar di Indonesia. - Halaman all

(InvestorID) 17/09/24 20:55 15168258

JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan kinerja saham yang positif. Pada penutupan perdagangan Selasa (17/9/2024), saham BRIS naik 8,39% menjadi Rp 3.100 per lembar saham dan sempat mencapai Rp 3.180 per lembar saham. 

Saham BRIS sudah ditransaksikan sebanyak 34.316 kali dengan volume sebesar 198,01 juta lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp 610,66 miliar. Adapun kapitalisasi pasar BRIS saat ini mencapai Rp 143 triliun.

Terkait kinerja saham BRIS tersebut, Direktur Utama BSI Hery Gunardi bersyukur dan menilai naiknya saham BRIS menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perseroan.

“Alhamdulillah kami senang. Artinya, investor, nasabah, masyarakat percaya BSI bank yang baik, dikelola dengan baik dan menunjukkan kinerja baik,” kata Hery ditemui usai peresmian Kawasan Indonesia Islamic Financial Center di Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Hery juga mengatakan, kepercayaan investor juga tidak lepas dari  kinerja semester I-2024 yang tumbuh positif. Di mana membukukan laba bersih sebesar Rp 3,39 triliun, tumbuh 20,28% secara tahunan (year on year/yoy). Kemudian, dana pihak ketiga (DPK) naik 17,5% menjadi Rp 296,7 triliun, dengan komposisi dana murah BSI sebesar 62,05% dari total DPK.

Untuk aset, BSI mencatat pertumbuhan sebesar 15,10% (yoy) menjadi Rp 360,85 triliun. Pembiayaan yang disalurkan BRIS senilai Rp 257,39 triliun, tumbuh 16% (yoy) pada semester I-2024.

Meskipun pembiayaan tumbuh tinggi dibandingkan dengan industri perbankan, BSI mampu menjaga kualitasnya dengan rasio non performing financing (NPF) gross di level 1,99%. Di sisi rasio profitabilitas, return on equity (ROE) BSI membaik ke 17,88% pada posisi Juni 2024, naik dari 17,27% posisi Juni 2023.

"Hal tersebut menunjukkan pertumbuhan kinerja tertinggi di Indonesia, bukan hanya dibandingkan dengan bank syariah tetapi juga perbankan nasional," kata Hery.

Target Laba dan Dividen

Tahun ini pun BSI mengincar pertumbuhan laba bersih dua digit dari posisi tahun lalu. Adapun, sepanjang 2023 BSI mengantongi laba bersih Rp 5,7 triliun. “Kami usahakan seoptimal mungkin, laba (tumbuh) double digit,” imbuh Hery.

Dengan potensi yang sangat besar, BRIS optimistis menumbuhkan kinerja bisnisnya lebih baik dari tahun lalu, tak terkecuali kinerja di kuartal III ini. "Kami selalu optimis, kan pepatah bilang, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini," sambung dia.

Di tengah optimisme tersebut, perseroan masih menunggu hilal terkait rencana pembagian dividen kepada para investor BRIS dari kinerja tahun buku 2024. Menurut Hery, dengan pencapaian laba yang besar dan return earnings yang besar tentunya akan mengerek modal BSI lebih kuat lagi.

“Kalau modal kuat kan ekspansi juga kuat. Dividen itu bagian yang harus disetor ke pemegang saham, tapi buat BSI guidance 2024 belum ada hilalnya, nanti kalau ada hilal kami kasih tahu,” papar dia.

Pada tahun buku 2023, BSI membagikan dividen tunai sebesar 15% dari laba bersih. Sehingga, dividen yang dibagikan sekitar Rp 855,56 miliar ekuivalen dengan Rp 18,54 per lembar saham. Jumlah dividen tersebut naik dua kali lipat dari dividen tunai 2022 senilai Rp 9,24 per lembar saham.

Selain 15% yang dialokasikan sebagai dividen tunai, sejumlah 20% atau sejumlah Rp 1,14 triliun dari laba bersih 2023 disisihkan sebagai cadangan wajib. Serta, 65% atau sejumlah Rp 3,71 triliun digunakan sebagai saldo laba ditahan.

Editor: Nida Sahara (niidassahara@gmail.com )

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bsi #bris #saham-bris #dividen-bsi #laba-bsi #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/finance/373735/saham-bsi-bris-naik-dirut-beri-bocoran-kinerja-dan-dividen