Harga Bitcoin Melonjak Tajam Jelang Kebijakan The Fed

Harga Bitcoin Melonjak Tajam Jelang Kebijakan The Fed

Pasar kripto melesat dalam 24 jam terakhir. Bahkan, harga Bitcoin melonjak tajam menjelang kebijakan suku bunga The Fed pada Rabu - Halaman all

(InvestorID) 18/09/24 06:19 15212753

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto melesat dalam 24 jam terakhir. Bahkan, harga Bitcoin melonjak tajam menjelang kebijakan suku bunga The Fed pada Rabu (18/9/2024).

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rabu (18/9/2024) pukul 06.05 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menguat 3,1% menjadi US$ 2,08 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melonjak 3,6% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 60.157 per koin atau setara Rp 924,3 juta (kurs, Rp 15.365).

Hal serupa juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang terkerek 2% menjadi US$ 2.334 per koin. Sedangkan Binance (BNB) menguat 2,5% dalam 24 jam. Sehingga BNB dibanderol dengan harga US$ 544 per koin.

Dikutip dari Coindeks, pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu membawa ketidakpastian bagi pasar, dengan investor masih terbagi pendapat tentang besaran pemangkasan suku bunga.

Meski demikian, Bitcoin (BTC) malah naik menjelang pertemuan penting The Fed. Sebabm bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut secara umum diharapkan untuk memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam empat tahun.

Meskipun terjadi reli, bitcoin terus diperdagangkan dalam kisaran yang cukup ketat dan tampaknya tidak mungkin menembus kisaran US$ 60 ribu sebelum pertemuan The Fed tersebut.

"Ke depannya, banyak fokus akan berada di sekitar posisi terhadap risiko peristiwa The Fed yang sangat diantisipasi," kata Joel Kruger, ahli strategi pasar di LMAX Group.

Pasar masih belum yakin apakah Fed akan memangkas 25 basis poin atau memilih langkah yang lebih besar yaitu 50 basis poin. Lebih dari 24 jam sebelum keputusan bank sentral, investor telah memperkirakan probabilitas 63% untuk pemangkasan yang lebih besar, menurut CME FedWatch Tool.

"Investor menyambut baik prospek pemangkasan suku bunga The Fed yang lebih besar dan lebih menguntungkan investor pada pertemuan besok, dan akibatnya, selisih imbal hasil tidak lagi menguntungkan dolar AS," tambah Kruger.

Reaksi Panik

Sementara itu, analis K33 Research menyebut, dinamika saat ini tidak selalu sesederhana itu, karena prospek pemangkasan yang lebih besar dapat menyebabkan reaksi panik terhadap harga aset berisiko.

"Pemangkasan besar serupa terjadi selama resesi 2001 dan 2007, yang sering kali menandakan peningkatan risiko resesi di AS," kata K33 Research.

Namun, perbandingan historis tersebut dapat menyesatkan, karena suku bunga riil berada pada puncaknya dengan inflasi yang turun selama beberapa bulan terakhir yang memungkinkan laju pemangkasan yang lebih cepat, tambah laporan tersebut.

Pelaku pasar saat ini melihat Fed Fund rate akan dipangkas total sebesar 125 basis poin pada akhir tahun.

"Dengan meredanya inflasi dan meningkatnya pengangguran, FED dapat memilih pemangkasan cepat untuk mencapai suku bunga netral," kata analis K33.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-bitcoin #bitcoin #btc #pasar-kripto #ethereum #eth #binance #bnb #pemangkasan-suku-bunga #the-fed #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/373761/harga-bitcoin-melonjak-tajam-jelang-kebijakan-the-fed