Baru 11 Persen Laki-laki Peduli dengan Perawatan Wajah

Baru 11 Persen Laki-laki Peduli dengan Perawatan Wajah

Masih sedikit laki-laki yang menyadari pentingnya merawat kulit atau baru sekitar 11 persen. Produknya pun baru sebatas sabun cuci muka.

(Kompas.com) 19/09/24 11:21 15224830

JAKARTA, KOMPAS.com - Perawatan kulit masih sering diidentikkan dengan perempuan. Padahal, laki-laki juga memiliki permasalahan kulit sehingga perlu melakukan perawatan harian.

Menurut Brand Manager produk perawatan kulit laki-laki Kahf, Billy Dharmawan menyebutkan, angka penetrasi produk perawatan wajah kategori laki-laki masih terbilang rendah, yakni berkisar 11 persen.

Dari segi kategori produk pun masih terbatas pada sabun cuci muka.

"Berarti dari 100 orang Indonesia baru 11 yang pakai face care dan itu pun masih cuci muka. Sunscreen, mungkin baru sekitar 1 persen. Potensi (bisnis) -nya masih besar," ujar Billy seusai Press Conference Kahforward #LangkahBerdampak di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa kelompok usia 15-25 tahun cenderung lebih peduli dengan perawatan kulit.

Billy menduga, paparan konten digital yang lebih masif membuat kelompok yang masuk generasi Z tersebut lebih teredukasi soal perawatan tubuh.

Butuh efek langsung

Billy menyebutkan, edukasi tentang pentingnya produk perawatan kulit masih harus terus dilakukan.

DOK KAHF Brand Manager Kahf Billy Dharmawan dalam Press Conference Kahforward #LangkahBerdampak di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Menurutnya, laki-laki menganggap produk tersebut penting digunakan jika efeknya langsung terasa.

Ia mencontohkan deodoran dan parfum, produk perawatan tubuh yang digunakan lebih dari 50 persen laki-laki. Mereka menggunakannya karena merasakan efeknya secara langsung.

"Jadi edukasih sih butuhnya. Karena kalau deodoran kan efeknya langsung, sedangkan (perawatan) muka kalau instan malah kita jadi kurang percaya dengan keamanan produknya," tuturnya.

Kendati demikian, Billy mengungkapkan saat ini sudah lebih banyak laki-laki yang memahami pentingnya menggunakan tabir surya atau sunscreen.

Meskipun, beberapa laki-laki merasa sunscreen memberikan ketidaknyamanan karena ada lapisan tambahan di wajah.

"Fakta menarik yang kami temukan, biasanya laki-laki kan suka tuh main bola siang hari. Ternyata pas pakai sunscreen (mereka merasa) enggak gosong (kulitnya), ya. Itu sering kami temukan," ucap Billy.

Adapun pada 28 dan 29 September 2024, Kahf akan menggelar Kahforward. Acara yang bertema Langkah Berdampak itu bertujuan untuk mengangkat solusi inovatif dan positif, tidak hanya di Indonesia namun juga dunia.

Sejumlah narasumber, kelas komunitas, workshop, dan aktivitas lainnya akan dihadirkan di acara yang akan digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK) itu.

Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram an

Ein Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

#sabun-cuci-muka #kahf #skincare-pria

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/09/19/112139720/baru-11-persen-laki-laki-peduli-dengan-perawatan-wajah