Harga Batu Bara Jatuh di Tengah Banjir Sentimen Negatif
Harga batu bara jatuh pada Rabu (18/9/2024). Hal itu terjadi di tengah banjir sentimen negatif, apa saja? - Halaman all
(InvestorID) 19/09/24 06:49 15229282
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara jatuh pada Rabu (18/9/2024). Hal itu terjadi di tengah banjir sentimen negatif, mulai dari pemangkasan suku bunga The Fed, investasi batu bara Rusia, hingga meningkatnya tren penggunaan energi terbarukan.
Harga batu bara Newcastle untuk September 2024 turun US$ 0,65 menjadi US$ 139 per ton. Sedangkan Oktober 2024 melemah US$ 1,1 menjadi US$ 135,25 per ton. Sementara itu, November 2024 terkoreksi US$ 0,3 menjadi US$ 136,3 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk September 2024 jatuh US$ 0,4 menjadi US$ 114,25. Sedangkan, Oktober 2024 terpangkas US$ 1,65 menjadi US$ 112,6. Sedangkan pada November 2024 melemah US$ 1,3 menjadi US$ 112,45.
Setelah pengumuman pemangkasan suku bunga The Fed memicu kekhawatiran tentang kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS).
The Fed memangkas suku bunga sebesar setengah persen (0,5%) atau 50 basis poin (Bps), penurunan yang lebih besar dari yang diharapkan banyak pihak. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran bahwa bank sentral AS mungkin melihat tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja.
Tidak hanya itu, di Rusia, investasi oleh perusahaan batu bara turun sebesar 4,4% pada paruh pertama tahun 2024, menandai penurunan enam bulan pertama sejak tahun 2020, yang selanjutnya mengurangi produksi batu bara.
Energi Terbarukan
Di sisi lain, meningkatnya pangsa energi terbarukan di Eropa, dengan bauran energi terbarukan Jerman meningkat menjadi 70% dari 61% pada minggu sebelumnya, terus memberikan tekanan ke bawah pada harga batu bara.
Sementara itu, hal yang sama juga terjadi pada China. Meskipun pembangkit listrik tenaga batu bara terus tumbuh, China mencapai tonggak penting dalam energi bersih pada paruh pertama tahun ini, karena meningkatnya produksi tenaga air, tenaga surya, dan angin menekan pangsa batu bara dalam pembangkit listrik hingga di bawah 60% untuk pertama kalinya. Penurunan pangsa batu bara, yang sebagian besar dibantu oleh melonjaknya tenaga air setelah dua tahun kekeringan, merupakan bab terbaru dalam tren dalam beberapa tahun terakhir.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-batu-bara #batu-bara #harga-batu-bara-newcastle #harga-batu-bara-rotterdam #pemangkasan-suku-bunga #ekonomi-as #energi-terbarukan #sentimen-batu-bara #berita-eko
https://investor.id/market/373886/harga-batu-barajatuhdi-tengah-banjir-sentimen-negatif