pemuda di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) meminta polisi mengusut tuntas dan menangkap pelaku.
(Kompas.com) 19/09/24 21:54 15264695
JAKARTA, KOMPAS.com - AR (25) pemuda di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) meminta polisi mengusut tuntas dan menangkap pelaku.
"Ya pertanggungjawabannya aja. Saya minta tanggungjawabnya," ucap AR saat diwawancarai di RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis (19/9/2024).
Selain itu, AR juga meminta agar polisi segera menangkap pelaku yang menembaknya.
Jika polisi tidak segera menangkap, maka AR akan turun tangan sendiri mencari pelaku.
"Kalau enggak ditangkap sama enggak ditindak sama polisi, ya, kami yang turun tangan," kata AR.
Pasalnya, usai ditembak, AR masih sempat berusaha mengejar pelaku, namun tidak berhasil.
Setelah ditembak, ia masih bisa berjalan seperti biasa dan merasa sehat.
"Pada saat dikejar dia udah enggak ada, seandainya dia masih ada, pasti saya ribut, saya tangkap," ucap AR.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa penembakan itu terjadi usai AR cekcok dengan salah seorang pelaut di warung nasi uduk di Jalan Bugis, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Cekcok itu disebabkan karena AR yang ingin makan nasi uduk merasa terganggu karena pelaut itu dalam kondisi mabuk dan ribut.
AR menegur pelaut tersebut, namun ia justru tak terima dan marah. Kekasih pelaut itu juga ikut marah ke AR dan langsung menelfon rekannya.
Selang beberapa waktu, dua orang laki-laki yang merupakan rekan kekasih pelaut datang.
Satu menunggu di atas motor, satu masuk ke warung tenda nasi uduk dan menembak AR secara diam-diam dari belakang.
Usai menembak, pelaku langsung melarikan diri begitu saja.
#penembakan-di-tanjung-priok #pria-ditembak-otk-di-tanjung-priok #penembakan-tanjung-priok