Alasan Banyak Laki-laki Belum Merasakan Perlunya Merawat Kulit

Alasan Banyak Laki-laki Belum Merasakan Perlunya Merawat Kulit

Masih banyak laki-laki merasa masih belum perlu merawat kulit. Kamu salah satunya?

(Kompas.com) 20/09/24 10:05 15281083

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih banyak laki-laki merasa masih belum perlu merawat kulit.

Hal itu setidaknya terungkap dari data internal merek perawatan kulit laki-laki, Kahf, selama eksis di dunia perawatan kulit empat tahun terakhir.

Brand Manager Kahf, Billy Dharmawan menyebutkan, angka pengguna produk perawatan kulit laki-laki baru berkisar 11 persen. Di antara angka tersebut, kebanyakan produk yang digunakan adalah sabun cuci muka.

"Kami melihatnya (banyak laki-laki belum merawat kulit karena) belum ada urgensi atau kebutuhan khusus," ujar Billy seusai Press Conference Kahforward #LangkahBerdampak di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Kahf melihat, masih rendahnya angka penetrasi produk perawatan kulit di kalangan laki-laki adalah karena masih banyak di antaranya yang merasa belum perlu merawat kulit.

Meskipun, Billy mengungkapkan, banyak laki-laki sebetulnya sudah penasaran dengan kondisi kulit mereka. Hanya saja, dorongan itu tidak disertai dengan aksi.

"(Di sebuah event) ternyata banyak juga cowok yang melakukan skin check. Jadi sebenarnya mereka juga penasaran," ungkapnya.

"Cowok itu di luarnya saja kelihatannya enggak ngaca atau abai, tapi ketika di kamar mandi sendiri dia sebenarnya juga melihat. "Kok ada jerawat ya, kok mulai kusam" dan sebagainya," sambung dia.

Efek langsung jadi pertimbangan

Adapun terkait kesadaran menggunakan produk perawatan kulit pada laki-laki menurutnya masih banyak dipengaruhi oleh efek langsung.

Maksudnya, banyak laki-laki menggunakannya jika merasakan efeknya secara langsung. Itulah mengapa, produk perawatan tubuh seperti parfum dan deodoran sudah banyak digunakan.

"Kalau deodoran kan efeknya langsung, sedangkan (perawatan) muka kalau instan malah kita jadi kurang percaya dengan keamanan produknya," tuturnya.

Kendati demikian, Billy menurutkan, laki-laki yang sadar pentingnya penggunaan tabir surya atau sunscreen perlahan bertambah.

Hal ini karena banyak orang melihat kulitnya tidak mudah gosong ketika sudah mengaplikasikan sunscreen. Misalnya, ketika berolahraga.

"Biasanya laki-laki kan suka tuh main bola siang hari. Ternyata pas pakai sunscreen (mereka merasa) enggak gosong (kulitnya), ya. Itu sering kami temukan," ucap Billy.

Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram an

Ein Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

#skincare #kahf #skincare-pria

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/09/20/100507020/alasan-banyak-laki-laki-belum-merasakan-perlunya-merawat-kulit