CarbonEthics Raup 2,1 Juta Dollar AS untuk Akselerasi Pengembangan Proyek Karbon Biru
CarbonEthics membantu perusahaan atau institusi mencapai target mitigasi perubahan iklim dan menciptakan dampak positif kepada lingkungan, ekonomi. Halaman all
(Kompas.com) 20/09/24 17:38 15295078
JAKARTA, KOMPAS.com - CarbonEthics, perusahaan pengembang proyek Solusi Iklim Alami atau Natural Climate Solutions (NCS) yang didukung teknologi mengumumkan penyelesaian putaran pendanaan awal sebesar 2,1 juta dollar AS, dengan dukungan dari investor utama Intudo Ventures serta sejumlah angel investor strategis.
CarbonEthics membantu perusahaan atau institusi mencapai target mitigasi perubahan iklim dan menciptakan dampak positif kepada lingkungan, ekonomi dan sosial.
"Mencapai net zero emissions tidak hanya penting untuk menjaga planet dan menjaga ekonomi global dari meningkatnya risiko iklim, tetapi juga membuka jalan baru untuk pertumbuhan dan inovasi," kata CEO dan Co-founder CarbonEthics Agung Bimo Listyanu dalam siaran pers, Jumat (20/9/2024).
SHUTTERSTOCK/SEPP PHOTOGRAPHY Ilustrasi perubahan iklim."Kami mengundang lebih banyak mitra untuk bergabung dengan kami dalam mengakselerasi aksi iklim yang berdampak positif, membuka peluang investasi yang signifikan, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan yang menguntungkan baik bagi manusia maupun planet ini," imbuh dia.
CarbonEthics memulai perjalanannya pada Mei 2019, berawal dari membangun kapasitas dalam rehabilitasi ekosistem karbon biru, saat ini memperluas cakupannya ke lahan gambut dan ekosistem hijau.
Melalui Natural Climate Solutions (NCS), CarbonEthics mengintegrasikan aspek lingkungan dan ekonomi untuk memulihkan ekosistem alam, sehingga dapat membantu perusahaan atau institusi dalam dekarbonisasi juga menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.
CarbonEthics berusaha memperbaiki hutan yang rusak menjadi hutan yang terlindungi dengan memadukan pendekatan akar rumput dan teknologi.
CarbonEthics bekerja sama dengan berbagai kolaborator untuk mengembangkan proyek bersama guna memenuhi sasaran mitigasi perubahan iklim, mulai dari perencanaan dan studi kelayakan hingga implementasi dan pemantauan, yang di sisi lain juga memajukan dampak sosial secara langsung dengan meningkatkan mata pencaharian mitra masyarakat setempat dan meningkatkan keanekaragaman hayati.
shutterstock Ilustrasi perubahan iklim.CarbonEthics menawarkan tiga solusi utama. Pertama, Proyek Karbon Berbasis Alam atau Nature-based carbon project yang melindungi ekosistem untuk menyerap karbon, meningkatkan penghidupan masyarakat, dan menjaga keanekaragaman hayati.
Kedua, penanaman pohon guna mendukung upaya rehabilitasi ekosistem, dengan fokus pada ekosistem karbon biru. Ketiga, konsultasi karbon, yang menawarkan konsultasi ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) dan konsultasi terkait kebijakan untuk membantu klien memenuhi target pengurangan karbon dan mengikuti peraturan yang berlaku.
Salah satu layanan paling menonjol yang diberikan oleh CarbonEthics adalah pendekatan komprehensif untuk Proyek Karbon Berbasis Alam, pendekatan tersebut mencakup metrik CCB, yakni Carbon, Community, dan Biodiversity.
Proyek-proyek yang dikembangkan CarbonEthics dirancang untuk memberikan manfaat yang terukur di ketiga area tersebut.
CarbonEtics bermitra dengan berbagai pemangku kepentingan dari perusahaan multinasional, badan usaha milik negara, lembaga pemerintah, dan organisasi non pemerintah untuk membantu mereka dalam upaya dekarbonisasi.
Klien terkemuka CarbonEthics meliputi Allianz, Ernst & Young, Danone, dan masih banyak lagi. CarbonEthics juga telah menjalin kolaborasi strategis di tingkat internasional, nasional dan lokal, seperti dengan Form International, Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia dan Transjakarta.
Hingga saat ini, CarbonEthics telah menyelesaikan studi pra-kelayakan proyek karbon untuk lebih dari 4,2 juta hektar lahan dengan potensi proyek karbon lebih dari 1 juta ton CO2e/tahun karbon terverifikasi.
Selain itu, CarbonEthics telah menanam sekitar 288.000 biota seperti bakau, lamun, rumput laut, dan karang.
CarbonEthics telah bermitra dengan lebih dari 300 bisnis dan institusi, memberi manfaat kepada 284 anggota komunitas lokal yang 22 persen di antaranya adalah perempuan.
Dengan putaran pendanaan yang telah diperoleh, CarbonEthics akan meningkatkan portofolionya melalui ekspansi proyek karbon dan merekrut pakar teknis untuk melayani kebutuhan kliennya dengan lebih baik.
Pada tahun 2030, CarbonEthics berambisi untuk dapat melindungi dan memulihkan 8 juta hektar lahan, sekaligus menciptakan ekonomi berkelanjutan bagi lebih dari 50.000 penerima manfaat yang berasal dari komunitas lokal dan mengembangkan keanekaragaman hayati.
"Banyak perusahaan telah menyadari urgensi untuk mengatasi dampak iklim. Indonesia merupakan mata rantai penting dalam rantai pasokan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan lokal dan global, yang mencakup segala hal mulai dari restorasi hutan dan pesisir hingga sumber energi terbarukan," kata Patrick Yip, Mitra Pendiri Intudo Ventures.
"Melalui solusi karbon yang didukung teknologi, CarbonEthics membantu lembaga mencapai komitmen karbon mereka sekaligus menciptakan dampak komersial dan mendukung mata pencaharian masyarakat lokal, kami senang dapat mendukung tim CarbonEthics dalam perjalanan ini," lanjutnya.
Investasi ini menandai putaran pendanaan eksternal kedua untuk CarbonEthics. Pada tahun 2023, CarbonEthics memperoleh pendanaan awal sebesar 220.000 dollar AS dari Spiral Ventures dan Ecoxyztem.