Saham Lapis Dua yang Lagi Naik Terus, Investornya Ada Lo Kheng Hong

Saham Lapis Dua yang Lagi Naik Terus, Investornya Ada Lo Kheng Hong

Saham emiten Lo Kheng Hong, Intiland (DILD) lagi naik terus. Lo Kheng Hong memiliki 6,62% saham DILD. - Halaman all

(InvestorID) 20/09/24 07:54 15297951

JAKARTA, investor.id - Saham emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Intiland Development Tbk (DILD) harganya lagi naik terus. Pada perdagangan 19 September kemarin, saham DILD +0,90% ke Rp 224.

Adapun pada perdagangan 17 dan 18 September saham Intiland selalu menghijau. Dalam sepekan terakhir saham DILD meningkat 9,80%, dalam sebulan terakhir melejit 20,43%, dan dalam 3 bulan terakhir melambung 35,76%.

Meski harganya lagi naik terus, rasio price to book value (PBV) DILD masih 0,41 kali undervalue. Dan price earning ratio (PER) 3,16 kali (annualized).x

Nilai kapitalisasi pasar emiten properti Intiland Rp 2,32 triliun alias mid cap atau lapis dua. Mengacu pada artikel MNC Sekuritas, saham mid cap memiliki kapitalisasi pasar di rentang Rp 500 miliar sampai dengan Rp 10 triliun.

Kenaikan saham emiten portofolio Lo Kheng Hong ini juga terjadi di tengah suasana penurunan suku bunga.

Stockbit Sekuritas dalam ulasannya menyebutkan Bank Indonesia pada Rabu (18/9/2024) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI Rate sebesar -25 bps menjadi 6%, dengan deposit facility dan lending facility juga turun 25 bps menjadi 5,25% dan 6,75%.

Menurut Stockbit Sekuritas pemangkasan BI Rate memberikan sentimen positif terhadap beberapa sektor, termasuk properti.

Saham DILD juga diburu. Ditandai dengan jumlah pemegang sahamnya yang bertambah banyak. Per 31 Agustus 2024, pemegang saham DILD jadi berjumlah 17.878 pihak. Meningkat 2.041 pihak dari data per akhir Juli 2024 yang saat itu masih 15.837 pemegang saham.

Sedangkan per 31 Agustus 2024, investor kawakan Lo Kheng Hong tercatat masih memiliki 686.416.700 (6,62%) saham DILD, sama dengan bulan sebelumnya.

Laba Melonjak

Sementara itu, emiten portofolio Lo Kheng Hong, Intiland Development (DILD) mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 366,85 miliar sepanjang semester I-2024. Angka laba bersih tersebut mengalami lonjakan yang bikin kaget mencapai 827,26% dari Rp 39,56 miliar pada semester I-2023.

Alhasil laba per saham juga menjadi Rp 35,39 per 30 Juni 2024, dari Rp 3,82 pada akhir Juni 2023.

Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non pengendali Rp 46,46 miliar pada semester I-2024. Di sisi lain, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non pengendali di semester I-2023 angkanya Rp 436,67 miliar.

Sehingga laba tahun berjalan untuk semester I-2024 (baik pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali) Rp 413,31 miliar. Melemah secara year on year (yoy) dari Rp 476,09 miliar.

Pendapatan usaha anjlok ke Rp 1,36 triliun pada paruh pertama tahun ini. Di periode yang sama tahun lalu, Intiland membukukan pendapatan usaha Rp 2,49 triliun. Beban pokok penjualan dan beban langsung menurun ke Rp 951,12 miliar, dari Rp 1,42 triliun di semester I-2023.

Adapun laba bruto turun dalam dari Rp 1,07 triliun pada enam bulan pertama tahun lalu, menjadi Rp 412,15 miliar di semester I-2024. Laba usaha juga melemah ke Rp 242,26 miliar, dari sebelumnya Rp 899,61 miliar.

Jumlah aset per 30 Juni 2024 Rp 14,19 triliun, liabilitas Rp 7,33 triliun, dan ekuitas Rp 6,86 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #lo-kheng-hong #intiland #dild #intiland-development #saham-lo-kheng-hong #saham-dild #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374033/saham-lapis-dua-yang-lagi-naik-terus-investornya-ada-lo-kheng-hong