United Tractors Tingkatkan Target Penjualan Komatsu di Tengah Tantangan Pasar
PT United Tractors Tbk (UNTR), menunjukkan optimisme dengan menaikkan target penjualan alat berat merek Komatsu pada tahun 2024. - Halaman all
(InvestorID) 19/09/24 08:10 15308684
JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR), perusahaan tambang dan alat berat Group Astra, menunjukkan optimisme dengan menaikkan target penjualan alat berat merek Komatsu pada tahun 2024. Setelah semula hanya menargetkan penjualan 4.000 unit, UNTR kini merevisi target menjadi 4.500 unit, meskipun kondisi pasar masih menunjukkan tantangan, khususnya di sektor-sektor tertentu.
Corporate Secretary United Tractors, Sara K. Loebis, menyampaikan bahwa hingga Juli 2024, UNTR berhasil menjual 2.515 unit alat berat Komatsu. Namun, angka ini mencatat penurunan 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski begitu, outlook untuk paruh kedua tahun ini tampak lebih positif.
"Penjualan kita hingga Juli sekitar 2.500 unit, memang ada penurunan dibandingkan tahun lalu sebesar 29 persen. Tapi permintaan dari sektor pertambangan tidak terlalu jelek, sehingga kami optimistis menaikkan target penjualan menjadi 4.500 unit," ujar Sara dalam acara Astra Media Day di Menara Astra, Jakarta pada Rabu (18/9).
Penjualan Komatsu pada bulan Juli 2024 mencapai 368 unit, dan pangsa pasar UNTR untuk Komatsu mencapai 28 persen. Dari total penjualan alat berat sepanjang tahun ini, 63 persen diserap oleh sektor pertambangan, sementara sektor perkebunan menyumbang 14 persen, konstruksi 13 persen, dan kehutanan 10 persen.
Meski target baru ini menunjukkan kenaikan, penjualan tahun 2024 diproyeksikan masih akan turun sekitar 15 persen dibandingkan realisasi tahun 2023 yang mencapai 5.270 unit.
"Dibandingkan tahun 2023, target tahun ini turun 15 persen, namun dengan dinamika pasar yang lebih stabil, kami optimistis bisa mencapai target baru ini," jelas Sara.
Penurunan penjualan alat berat juga tercermin pada produk lain yang ditawarkan oleh United Tractors. Penjualan UD Trucks turun 47 persen, dari 195 unit menjadi 103 unit, sementara penjualan Scania turun signifikan sebesar 56 persen, dari 526 unit menjadi 229 unit. Meski demikian, UNTR tetap yakin bahwa pasar tambang yang sedang stabil akan menjadi penggerak utama pencapaian target.
Peningkatan aktivitas tambang menjadi faktor kunci yang mendorong permintaan alat berat, khususnya di sektor-sektor yang memerlukan skala operasional besar. Hal ini menjadi peluang bagi UNTR untuk terus mengukuhkan posisi mereka sebagai pemain utama dalam industri alat berat di Indonesia.
Di tengah tantangan global dan perubahan pasar, strategi penyesuaian target yang dilakukan oleh UNTR menjadi sinyal positif, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi industri alat berat secara keseluruhan.
Editor: Gesa Vitara (gesa@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #united-tractors-untr #komatsu-untr #astra-media-day-2024 #berita-ekonomi-terkini