3 Saham Ditampung Asing saat IHSG Longsor, Net Buy Belum Surut
Investor asing belum berhenti beli bersih (net buy) saat indeks harga saham gabungan (IHSG) longsor. Tiga saham ditampung asing. - Halaman all
(InvestorID) 20/09/24 20:46 15319899
JAKARTA, investor.id – Investor asing belum berhenti melakukan transaksi beli bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada perdagangan Jumat (20/9/2024), net buy asing sebesar Rp 523 miliar di seluruh pasar.
Dengan demikian, total net buy asing sepanjang tahun berjalan ini terus bertambah menjadi Rp 56,1 triliun. Net buy terbesar di pasar reguler hari ini terjadi pada saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencapai Rp 212,7 miliar.
Selain menampung saham BRIS, asing juga menyerok saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Jago Tbk (ARTO). Net buy saham BBCA sebesar Rp 156,1 miliar dan ARTO Rp 102,5 miliar.
Sebaliknya, transaksi jual bersih (net sell) terbanyak oleh investor asing dialami saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp 139 miliar. Selain saham GOTO, asing juga banyak melepas saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan net sell sebesar Rp 122,8 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup longsor 162,3 poin (2,05%) ke level 7.743. Sebanyak 226 saham naik, 346 saham turun, dan 224 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 18,55 triliun. Volume perdagangan sebanyak 35,27 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.262.235 kali.
Mayoritas sektor saham rontok pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor infrastruktur 3%. Diikuti, pelemahan di sektor teknologi 1,9%, sektor barang baku 1,8%, sektor properti 1,2%, dan sektor energi 0,8%.
Sedangkan penguatan terjadi di sektor kesehatan 0,7%, sektor barang konsumsi primer 0,7%, dan sektor transportasi 0,6%.
Cetak Cuan Besar hingga 34%
Saat IHSG hari ini ambles, lima saham malah menghasilkan cuan paling gede, sekaligus masuk daftar top gainers atau top cuan. Bahkan ada saham yang mencetak cuan hingga 34% dalam sehari.
Di antara kelimanya, saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) naik hingga membentur batas autoreject atas (ARA). Saham CINT melesat 34,1% menjadi Rp 224.
Kemudian, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) melonjak 11,9% menjadi Rp 94 dan PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) melejit 10,5% menjadi Rp 94.
Selanjutnya, saham PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) menguat 9,2% menjadi Rp 83 dan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) naik 7,3% menjadi Rp 880.
Sementara itu, saat IHSG hari ini loyo, mayoritas indeks saham Asia justru perkasa. Nikkei (Jepang) melonjak 1,5%, Shanghai (China) naik 0,03%, dan Hang Seng (Hong Kong) melejit 1,3%. Sedangkan Straits Times (Singapura) terkoreksi 0,3%.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-asing #net-buy #net-sell #investor-asing #ihsg-hari-ini #bris #bbca #saham-arto #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/374123/3-saham-ditampung-asing-saat-ihsg-longsor-net-buy-belum-surut