Pemodal Gigit Jari Gara-gara Barisan Saham Boncos Ini, Anjlok hingga 33%

Pemodal Gigit Jari Gara-gara Barisan Saham Boncos Ini, Anjlok hingga 33%

Pemodal gigit jari gara-gara barisan saham boncos pada pekan ini. Sebab, harganya anjlok dari 12% hingga 33% dalam sepekan - Halaman all

(InvestorID) 21/09/24 19:00 15391841

JAKARTA, investor.id – Pemodal gigit jari gara-gara barisan saham boncos pada pekan ini. Sebab, harganya anjlok dari 12% hingga 33% dalam sepekan (17-20 September 2024). Saham-saham tersebut juga masuk daftar top losers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) tercatat sebagai saham paling boncos. Saham EMDE terjungkal sebesar 33,9% dan memimpin top losers selama pekan ini. Harganya melorot menjadi Rp 113 dari Rp 171 pada pekan lalu.

Diikuti, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ambles 25% menjadi Rp 8.825, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) jatuh 19% menjadi Rp 314, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terkoreksi 18,3% menjadi Rp 7.250, dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) terpangkas 17,2% menjadi Rp 96.

Kemudian, penurunan saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) 13,8%, PT MultiSpunindo Jaya Tbk (MSJA) 13,2%, PT Ashmore  Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) 13%, dan PT Tripar Multivision Tbk (RAAM) 12,9%.

Sementara itu, pada periode yang sama, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,8% ke level 7.743 dari 7.812,1 pada penutupan pekan lalu, meski sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada Kamis (19/9/2024) di level 7.905,3.

Kapitalisasi pasar bursa juga melorot 2,8% menjadi Rp 13.007 triliun dari Rp 13.390 triliun pada pekan lalu. Dengan demikian, ini mengakhiri reli rekor kapitalisasi BEI lima minggu berturut-turut.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian turun 0,3% menjadi Rp 14,93 triliun dari Rp 14,98 triliun pada pekan lalu.

Sedangkan rata-rata volume transaksi harian yang naik 15,3% menjadi 28 miliar saham dari 23,3 miliar saham. Hal serupa juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian malah naik sebesar 10,4% menjadi 1,26 juta kali dari 1,14 juta kali pada pekan lalu.

Pada perdagangan Jumat (20/9/2024), investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 523,1 miliar. Hal itu membuat nilai beli asing (net buy) investor asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 56,1 triliun.

Saham Cuan Terbesar

Sementara itu, saham-saham yang masuk daftar pemberi cuan terbesar. Sebab, melonjak dari 21% hingga 53% selama sepekan (17 – 20 September 2024). Alhasil, saham-saham tersebut menduduki top gainers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) catatkan cuan paling besar, dan memimpin top gainers. Sebab, JSPT melejit 53,1% dan harganya menjadi Rp 2.880 dari Rp 1.880 pada pekan lalu.

Diikuti saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melonjak 47,4% menjadi Rp 2.440, PT Maspion Tbk (BMAS) meningkat 38,7% menjadi Rp 805, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) menjulang 34,9% menjadi Rp 224, dan PT Mitra Investindo Tbk (MITI) melesat 34,7% menjadi Rp 186.

Kemudian, saham PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) naik 30,5% menjadi Rp 9.500, PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) melambung 30,3% menjadi Rp 545, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) menguat 30% menjadi Rp 143, PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK) menanjak 22% menjadi Rp 775, dan PT Prydam Farma Tbk (PYFA) terkerek 21,5% menjadi Rp 169.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-boncos #top-losers #emde #saham-cuan #top-gainers #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/stock/374170/pemodal-gigit-jari-garagara-barisan-saham-boncos-ini-anjlok-hingga-33