GPI Mulai Membangun Klaster Morizono

GPI Mulai Membangun Klaster Morizono

Bangunan Morizino dirancang sebagai hunian tahan gempa - Halaman all

(InvestorID) 22/09/24 16:51 15395323

Jakarta, Investor.id- PT Graha Perdana Indah (GPI) bersama dengan Sumitomo Forestry Indonesia (SFI) mulai membangun New Cluster Morizono, Minggu (22/9/2024).

“Pembangunan Morizono dilakukan dalam beberapa tahap. Kami menargetkan pembangunan tahap pertama selesai dalam 12 bulan,” ujar Presiden Direktur PT Graha Perdana Indah (GPI), Aditya Dharmawan Sutanto usai groundbreaking klaster Morizono di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (22/9/2024).

Pembangunan klaster Morizono ditandai dengan groundbreaking oleh manajemen GPI dan SFI di klaster Morizono yang terletak kawasan township Gardens at Candi Sawangan.

Serah terima proyek rumah tapak yang dibanderol berkisar Rp1,6 miliar hingga Rp2,2 miliar itu dilakukan bertahap pada 2025.

“Saat serah terima, kami pastikan legalitas kepemilikan sudah siap. Pembeli sudah bisa mendapatkan sertifikat rumahnya,” tutur Aditya.

President Director of Sumitomo Forestry Indonesia, Fumihide Nakatsu menuturkan, dengan dimulainya proses groundbreaking di Cluster Morizono, proses pembangunan tentunya akan dipercepat.

“Kami siap mempercepat progress pembangunan dan berkomitmen kepada konsumen agar hasilnya tepat waktu dengan kualitas yang terjamin,” paparnya.

Dia menambahkan, pihaknya sangat percaya bahwa produk ini dirancang dengan detail dan standar kualitas tinggi, serta menawarkan harga yang sepadan dengan nilai tersebut.

Morizono merupakan klaster ke-10 Gardens at Candi Sawangan. Hunian ini menawarkan konsep ‘The Art of Japanese Living’ atau konsep gaya hidup berasal dari Jepang yang diaplikasikan mulai dari fasad hingga layout bangunan.

“Klaster Morizono didesain secara orisinil oleh Arsitek Jepang Takahiro Fuwa dan disupervisi  oleh pengawas konstruksi yang berasal dari Jepang,” kata Aileen Chandra, marketing director PT Graha Perdana Indah.

 

Tahan Gempa

Sementara itu, Aditya menjelaskan, Indonesia terletak di kawasan yang banyak gempa membuat pihaknya merancang bangunan Morizino sebagai hunian tahan gempa.

“Bangunan kami tahan gempa, fondasi Morizono tertanam 10 meter di dalam tanah,” tegas Aditya.

Selain itu, tambahnya, Morizono telah mengantongi Sertifikat EDGE Advanced (Excellence in Design for Greater Efficiencies).

“EDGE merupakan sertifikat yang diberikan oleh International Finance Corporation (IFC) untuk bangunan yang telah memenuhi syarat desain dan konstruksi berkelanjutan,” jelas Aditya.

Morizono tidak hanya mendapat pencapaian sertifikasi EDGE biasa, melainkan EDGE Advanced yang diperoleh dari pencapaian pengurangan energi di atas 40%.

Dia menerangkan, klaster Morizono telah terverifikasi mampu mengurangi penggunaan energi hingga 68% dan konsumsi air hingga 25%.

Selain itu, upaya dekarbonisasi dari penggunaan material bangunan ramah lingkungan sehingga mampu menghemat embodied carbon pada material hingga 24%.

Klaster Morizono dikembangkan di atas lahan seluas 5,6 hektare, dan terdiri atas tiga tipe rumah.

Klaster Morizono nantinya juga memiliki fasilitas clubhouse eksklusif sekaligus menjadi klaster pertama di kawasan Gardens at Candi Sawangan yang dilengkapi clubhouse di dalam kawasan dengan fasilitas Smart Gate, mushola, kolam renang, 24 hours security dan shophouse.

Editor: Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #klaster-morizono #gardens-candi-sawangan #sumitomo-forestry #rumah-tapak #groundbreaking #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/374204/gpi-mulai-membangun-klaster-morizono