Jogja Spoor Festival 2024, Wisatawan Lihat Kereta Kuno Ratusan Tahun

Jogja Spoor Festival 2024, Wisatawan Lihat Kereta Kuno Ratusan Tahun

Jogja Spoor Festival (JSF) kembali digelar di Balai Yasa Yogyakarta. Wisatawan bisa melihat kereta rel diesel berusia ratusan tahun. Halaman all

(Kompas.com) 22/09/24 13:34 15400801

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jogja Spoor Festival (JSF) kembali digelar di Balai Yasa Yogyakarta, Kota Yogyakarta. Dalam tahun ketiga gelaran ini, wisatawan disuguhkan berbagai lokomotif serta Kereta Rel Diesel (KRD) berumur ratusan tahun.

Executive Vice President Balai Yasa Yogyakarta, Faizal Muchtadi mengatakan, pada pembukaan acara, Sabtu (21/9/2024), sekitar ratusan wisatawan mendaftar untuk melihat dan naik lokomotif diesel.

"Acara ini (JSF) diharapkan jadi edukasi agar masyarakat mengenal sejarah perkeretaapian dari zaman Hindia Belanda," kata Faizal kepada Kompas.com, Sabtu (21/9/2024).

Wisatawan yang didominasi anak-anak dapat melihat sejarah perkeretaapian di Indonesia, sekaligus melihat langsung bentuk dari bengkel lokomotif.

Selain wisata edukasi sejarah kereta api sejak zaman Belanda, para pengunjung juga dapat berkesempatan naik KRD yang hanya ada di Balai Yasa Yogyakarta.

Meski KRD hanya melintas di rute emplasemen dan kembali ke Balai Yasa, antrean penumpang mengular.

"Seluruh wahana juga dibuka seperti trail library dan workshop tour rail clinic," ujar Faizal.

KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Pengunjung saat masuk ke Kereta Api di Balai Yasa Yogyakarta, Jumat (29/9/2023)

Seorang wisatawan, Lisa mengatakan, dia berkunjung bersama keluarganya. Melalui festival ini dia mendapatkan informasi baru soal dunia kereta api.

"Waktu ke sini kita jadi tahu ada kereta diesel yang jadi awal adanya transportasi kereta di Indonesia, anak-anak perlu dikenalkan agar tahu sejarahnya," kata lisa.

Faizal menyampaikan, JSF mengajak masyarakat untuk turut serta menggambar mural dan desain livery lokomotif di sepanjang Balai Yasa. Hal ini dalam rangka memperingati Hari Kereta Api Nasional yang jatuh setiap 28 September.

Ia berharap festival ini dapat digelar secara berkelanjutan dan menjadi destinasi wisata di Yogyakarta.

"Festival gratis, dan sudah digelar tiga kali, bisa jadi reguler dan jadi destinasi wisata," ucap Faizal.

Sebagai informasi, Balai Yasa didirikan pada tahun 1914 oleh Nederland Indische Spoorweg Maatschappij atau Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda. Saat ini digunakan untuk memperbaiki lokomotif dan juga peremajaan lokomotif.

#wisata-yogyakarta #wisata-jogja #jogja-spoor-festival-2024 #jogja-spoor-festival-2024-dimana #jogja-spoor-festival-2024-kapan #wisata-balai-yasa-yogyakarta

https://travel.kompas.com/read/2024/09/22/133415127/jogja-spoor-festival-2024-wisatawan-lihat-kereta-kuno-ratusan-tahun