Kans Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ketua BTN, Sumardji, berbicara soal kans Mees Hilgers dan Eliano Reijnders memperkuat timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Oktober nanti.
(Kompas.com) 23/09/24 10:01 15429219
KOMPAS.com – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, berbicara soal peluang Mees Hilgers dan Eliano Reijnders memperkuat timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Ia menyebut Hilgers dan Reijnders berpotensi masuk tim mengingat proses pengambilan sumpah keduanya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dilaksanakan bulan ini.
“Iya bisa pendaftaran pemain, penutupan pendaftaran tanggal 3 Oktober. Mudah-mudahan kalau seperti apa yang disampaikan tadi oleh Ketua Umum (PSSI) tanggal 30 (September) mereka disumpah."
"Terus nanti proses administrasi termasuk perpindahan federasi selesai dalam satu atau dua hari, berarti kan tanggal 3 bisa,” tutur Sumardji.
Kehadiran Mees Hilgers dan Eliano Reijnders diharapkan bisa menambah kekuatan timnas Indonesia asuhan pelatih Shin Tae-yong yang tengah menatap laga melawan Bahrain dan China.
Sepasang laga tandang timnas Indonesia di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Bahrain dan China akan digelar pada Oktober 2024 nanti.
TANGKAPAN LAYAR Instagram Erick Thohir @erickthohir Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bersalaman dengan Eliano Reijnders, pemain PEC Zwolle yang juga merupakan adik gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders.Timnas Indonesia akan terlebih dahulu bertamu ke rumah Bahrain, yakni Bahrain International Stadium di Kota Riffa, pada 10 Oktober 2024.
Setelah itu, pasukan Shin Tae-yong bakal bertolak ke Qingdao Youth Football Stadium untuk menantang China pada 15 Oktober 2024.
Timnas Indonesia saat ini tengah dalam momentum positif setelah berhasil menahan imbang tim kuat Asia seperti Arab Saudi (1-1) dan Australia (0-0) dalam dua laga pertama Grup C.
Akan tetapi, keberadaan sejumlah pemain keturunan di timnas Indonesia baru-baru ini kembali memunculkan perdebatan.
Salah satu kritik datang dari Peter F. Gontha. Melalui media sosial, eks Duta Besar Polandia tersebut menuliskan delapan poin pertanyaan.
"Apakah Anda tidak malu lihat PSSI 9 pemainnya adalah bangsa asing yang dinaturalisasi? (saya malu),” tulis pendiri event Java Jazz itu pada poin ketiga unggahannya di Instagram beberapa waktu silam.
“Apakah tidak lebih baik kalah dengan terhormat daripada menang atau seri dengan cara yang merendahkan martabat bangsa? (saya malu),” tulis Peter Gontha lagi pada poin lanjutan.
Di sisi lain, menurut Sumardji, pemain skuad Garuda saat ini yang berasal dari diaspora Indonesia di luar negeri, memang tulus membela Merah Putih.
“Saya sangat menyayangkan adanya beberapa tokoh atau pengamat yang, mohon maaf, semestinya tidak selayaknya berbicara seperti ini," ucap Sumardji.
“Yang ada di hatinya mereka, para pemain naturalisasi ini, (pemain) diaspora ini ingin membela bangsa dan negara kita di kancah internasional."
"Hanya itu yang ada di benak mereka dan tidak ada embel-embel soal duit sama sekali,” ucap Sumardji.
#timnas-indonesia #sumardji #mees-hilgers #shin-tae-yong #kualifikasi-piala-dunia-2026 #eliano-reijnders