Kemenparekraf Rilis Paket Wisata 3B Banyuwangi-Bali, Infrastruktur Masih Jadi PR
Paket wisata 3B mencakup Banyuwangi, Bali utara, dan Bali barat. Tujuannya mengimbangi jumlah wisatawan yang kerap terpusat di Bali Selatan. Halaman all
(Kompas.com) 24/09/24 06:41 15483936
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan paket wisata 3B, mencakup Banyuwangi-Buleleng-Jembrana, Jumat (20/9/2024).
Hal ini dilakukan sebagai upaya mengimbangi jumlah wisatawan yang umumnya banyak terpusat di Bali bagian selatan, dengan mengalihkan pintu masuk ke Bali dari Banyuwangi, Jawa Timur.
Namun, kesiapan infrastruktur saat ini masih menjadi catatan untuk menunjang kemudahan aksesibilitas.
"Paket 3B ini untuk mengurangi beban di Bali selatan, per hari ini keterbatasannya adalah penerbangan ke Banyuwangi dan kapal cepat yang sedang disiapkan oleh asosiasi," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat ditemui awak media di gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2024).
DOK.SHUTTERSTOCK/alannobita Ilustrasi jembatan yang ada di pantai boom marina banyuwangi.Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman menuturkan, saat ini masih butuh waktu yang lama untuk menempuh rute Surabaya-Banyuwangi.
Maka dari itu, ia berharap pembangunan Tol Probowangi-Surabaya-Banyuwangi dapat terinisiasi, supaya bisa memperpendek jarak dan waktu tempuh dari Surabya menuju Banyuwangi.
"Surabaya-Banyuwangi juga masih butuh waktu yang agak lama, sekiar enam sampai tujuh jam," kata Taufik dalam program Weekly Press Briefing secara daring Senin (23/9/2024).
Sandiaga menuturkan, paket wisata 3B sudah mulai dijual dan permintaannya sudah diukur.
Nantinya, lanjut dia, dalam paket wisata 3B tersebut wisatawan akan masuk dari Banyuwangi, kemudian bertolak ke Bali utara dan Bali barat.
"(Target pasar paket wisata 3B) 10 persen dari jumlah wisatawan yang datang ke Bali, wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus)," kata dia.
View this post on Instagram
Dokumentasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dokumentasi perjalanan berburu lumba lumba di Pantai Lovina, Bali Utara, Sabtu (10/8/2024).Adyatama Kepariwisataan Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya menyampaikan, paket wisata 3B kini bisa diakses di lima platform. Di antaranya ada Indonesia.travel.id, Traveloka, Atourin, Mister Aladin, dan Tiket.com.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, Senin (23/9/2024), melalui laman resmi Atourin, harga paket wisata 3B untuk enam hari lima malam (6D5N) dibanderol mulai dari Rp 8,89 juta per orang.
Harga yang ditawarkan sudah termasuk biaya akomodasi selama empat malam, transportasi darat dan laut, sarapan, makan siang, makan malam, pemandu lokal, pimpinan tur, biaya masuk daya tarik wisata, dan asuransi.
DOK. Instagram @koperasikss Proses fermentasi kakao di Jembrana Bali.Harga tersebut tidak termasuk biaya tiket pesawat, pengeluaran pribadi, dan tip untuk pemandu wisata.
Dilaporkan oleh Kompas.com, Senin (23/9/2024), pada Sabtu (21/9/2024), Menparekraf melakukan uji coba penggunaan kapal cepat dengan rute Banyuwangi menuju ke Lovina di Bali Utara.
Rute yang ditempuh yakni berangkat dari Pantai Boom di Banyuwangi menuju Lovina (Bali Utara), dengan titik pemberhentian di dermaga Desa Pemuteran, Kabupaten Buleleng (Bali Barat).
Menurut Sandiaga, tak hanya berkeliling lewat laut, nantinya para wisatawan bisa melihat pemandangan indah dari Taman Nasional Bali Barat.
Selain itu, saat menjajal rute tersebut Sandiaga juga bertemu dengan kawanan lumba-lumbanya. Ia optimistis paket wisata 3B nantinya akan menarik minat banyak wisatawan.
- Melihat Lumba-lumba di Pantai Lovina, Surga Tersembunyi di Bali Utara
- Itinerary 2 Hari 1 Malam di Jembrana Bali, Lihat Kerangka Manusia Purba
View this post on Instagram
#wisata-bali #bali-utara #wisata-banyuwangi #kementerian-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif #menteri-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-sandiaga-uno #paket-wisata-kemenparekraf-3b