BEI Ungkap Free Float Terbaru Barito Renewables (BREN)

BEI Ungkap Free Float Terbaru Barito Renewables (BREN)

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap data terbaru rasio free float saham Barito Renewables (BREN). Apakah saham BREN sesuai ketentuan? - Halaman all

(InvestorID) 24/09/24 21:44 15501968

JAKARTA, investor.id – Kisruh jumlah saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang dianggap tidak memenuhi ketentuan free float, setelah FTSE mengeluarkan saham tersebut dalam perhitungan indeksnya, masih menyita perhatian publik.

FTSE Russel pada akhir pekan lalu menyatakan bahwa saham Barito Renewables dikeluarkan dari FTSE Global Equity Index karena empat pemegang sahamnya menguasai 95% saham. Adapun salah satu syarat perusahaan publik masuk FTSE Global Equity Index adalah memiliki jumlah saham beredar (free float) di atas 5%.

Terbaru, Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterangan resmi, Selasa (24/9/2024), mengungkapkan rasio free float saham Barito Renewables atau BREN. Otoritas bursa tersebut memperlihatkan dalam Lampiran Pengumuman BEI No. Peng-00193/BEI.POP/09-2024 tanggal 24 September 2024 bahwa saham BREN memiliki rasio free float 11,73%.

Jumlah free float saham BREN tersebut diungkapkan BEI dalam hasil laporan evaluasi minor atas indeks harga saham gabungan (IHSG) yang akan berlaku efektif pada 1 Oktober 2024 sampai dengan 31 Desember 2024.

Dalam keterangannya, BEI menyebut bahwa jumlah saham BREN untuk perhitungan IHSG setelah evaluasi sebanyak 15,69 miliar. Bobot BREN terhadap IHSG mencapai 4,25%. “Rasio free float BREN 11,73%,” tulis BEI.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BREN Merly sebelumnya juga telah angkat bicara menyangkut hal itu. Dia merinci, empat pemegang saham yang dimaksud FTSE adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT), Green Era Energy Pte Ltd, Jupiter Tiger Holdings, dan Prime Hill Funds.

Jumlah kepemilikan BRPT berdasarkan prospektus IPO sebanyak 64,66% dan porsinya tidak berubah sampai 19 September 2024. Porsi saham Green Era Energy juga demikian, tetap sebesar 23,6%.

Perubahan Kepemilikan Saham 

Namun, kepemilikan Jupiter Tiger Holdings pada BREN berubah dari 4,36% – berdasarkan prospektus IPO – menjadi 3,94% atau 5.272.149.467 saham per 19 September 2024. Termasuk, kepemilikan Prime Hill Funds dari 4,36% turun menjadi 3,76% atau 5.032.219.367 saham per 19 September 2024.

Dengan demikian, total kepemilikan empat pemegang saham tersebut menjadi 95,97% per 19 September 2024 dari sebelumnya 97% berdasarkan prospektus atau seperti yang dialamatkan indeks FTSE.

Kemudian, merujuk pada data harian KSEI per 19 September 2024, Merly menunjukkan bahwa jumlah saham yang memenuhi persyaratan free float berdasarkan ketentuan bursa sebesar 15.601.235.234 saham atau 11,66%.

Jumlah tersebut tidak berubah signifikan dibandingkan persentase free float berdasarkan prospektus IPO yang menyebutkan jumlah saham free float sebanyak 15.694.413.334 atau 11,73%. Walau demikian, kata Merly, BREN akan terus memantau kepatuhan terhadap aturan free float yang ditetapkan bursa.

Bagaimanapun, FTSE merupakan lembaga independen yang mempunyai kriteria persyaratan dan aturan yang diterapkan sebelum memutuskan masuk atau mengeluarkan suatu saham dalam indeks. “Dalam hal ini, perseroan bersifat pasif dan tidak memiliki kewenangan apa pun yang dapat mempengaruhi keputusan yang diterbitkan FTSE,” ujar dia.

Yang jelas, sejak 23 Agustus 2024, berdasarkan pengumuman FTSE Global Equity Index Series, Asia Pacific Ex Japan Ex China September 2023 Semi-Annual Review sampai 19 September 2024 tidak terjadi perubahan signifikan terhadap kepemilikan empat pemegang saham BREN.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bren #saham-bren #barito-renewables #free-float-bren #ftse #brpt #barito-pacific #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374478/bei-ungkap-free-float-terbaru-barito-renewables-bren