Pengendali ADES Lepas Kepemilikan Saham dalam Waktu Dekat

Pengendali ADES Lepas Kepemilikan Saham dalam Waktu Dekat

PT Akasha Wira International Tbk (ADES), produsen air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek Nestle Pure Life, akan melepas sebagian saham. - Halaman all

(InvestorID) 24/09/24 22:54 15504591

JAKARTA, investor.id – PT Akasha Wira International Tbk (ADES), produsen air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek Nestle Pure Life, mengatakan pemegang saham pengedali perseroan akan melepas sebagian kepemilikan sahamnya dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kewajiban saham free float atau saham yang beredar dan dapat diperdagangkan oleh publik di pasar sekunder.

“Berdasarkan hasil konfirmasi kepada pemegang saham utama terkait kepemilikan sahamnya di perseroan, pemegang saham utama berencana untuk menjual sebagian sahamnya di perseroan dalam waktu dekat untuk memenuhi kewajiban saham free float,” kata Presiden Direktur ADES Wihardjo Hadiseputro dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (24/9/2024).

Saat ini, saham ADES masuk dalam papan pemantauan khusus karena masalah free float. Dalam laporan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Agustus 2024, sebanyak 539,89 juta saham ADES atau 91,52% saham dikuasai oleh Water Partners, 4 ribu saham milik Nana Puspa Dewi yang merupakan komisaris ADES, 7,9 ribu saham milik Fany Soegiarto yang menjabat direksi ADES, serta sisanya 49,99 juta saham dimiliki oleh masyarakat. Dengan jumlah saham free float sebanyak 8,3%.

Pada perdagangan Senin (23/9/2024), saham ADES menguat 3,28% ke posisi Rp 10.225. Kemarin, saham tersebut ditransaksikan sebanyak 61 kali, dengan jumlah saham berpindah tangan 76,7 ribu saham senilai Rp 770,64 juta.

Manajemen ADES dalam paparan publik yang digelar belum lama ini menyebutkan, perseroan telah membahas secara internal dan mengambil langkah langkah yang diperlukan dan berdiskusi dengan pemegang saham utama terkait masalah free float tersebut. Pada 2016, perseroan telah menerima surat dari bursa terkait ketidakcukupan free float, dan saat itu telah diatasi, sehingga telah memenuhi persyaratan. Dengan sebagian saham yang beredar masih berbentuk script yang tidak dihitung oleh bursa, sehingga terjadi kekurangan sekitar satu juta saham.

“Pemegang saham utama telah menyatakan kesediaannya untuk menyelesaikan masalah ini, dan proses penanganannya sedang berjalan, dengan harapan selesai sebelum akhir tahun. Salah satu opsi yang juga dipertimbangkan untuk mengatasi free float ini adakah dengan melakukan stock split,” ujar manajemen ADES.

Pada 2004, Water Partners Bottling SA (WPB), sebuah perusahaan patungan antara Nestlé SA dan Refreshment Product Services (anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki The Coca-Cola Company), mengambil alih mayoritas saham di Perseroan, sehingga nama perseroan diubah menjadi PT AdeS Waters Indonesia Tbk. Selama kepemilikan Nestle SA dan The Coca Cola Company ini, perseroan mengeluarkan produk air kemasan AdeS dengan kemasan baru dan produk baru Nestle Pure Life.

Pada tanggal 3 Juni 2008, Sofos Pte Ltd, perusahaan berbadan hukum Singapura, telah mengakuisisi perseroan melalui pembelian seluruh saham Nestlé SA dan Refreshment Product Services (anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki The Coca-Cola Company) di WPB. Dan dengan akuisisi tersebut, Sofos Pte Ltd menjadi pemegang saham pengendalian perusahaan. 

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ades #saham-ades #akasha-wira-international #pengendali-ades #amdk #nestle-pure-life #air-minum-ades #free-floar-ades #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374490/pengendali-ades-lepas-kepemilikan-saham-dalam-waktu-dekat