Reku Hadirkan 600 Saham AS untuk Masyarakat Berinvestasi
Platform investasi kripto Reku mengumumkan ekspansi terbaru melalui peluncuran saham AS. Halaman all
(Kompas.com) 25/09/24 10:26 15528731
JAKARTA, KOMPAS.com – Platform investasi kripto Reku mengumumkan ekspansi terbaru melalui peluncuran saham AS. Melalui aplikasi Reku, investor bisa berinvestasi saham AS mulai dari 1 dollar AS.
Jesse Choi, Co-CEO Reku menegaskan komitmen perusahaan dalam menghubungkan masyarakat ke instrumen investasi aset global yang potensial untuk mencapai tujuan keuangan dengan lebih percaya diri.
“Setelah sukses menyediakan kelas aset global berupa aset kripto sejak 2018 lalu dengan lebih dari 1 juta investor, Reku berkomitmen untuk menjawab kebutuhan investasi masyarakat melalui saham AS. Sebab, adopsi saham AS saat ini masih belum optimal, sementara potensinya sangat besar,” ujar Choi dalam siaran pers, Rabu (25/9/2024).
SHUTTERSTOCK/TZIDO SUN Ilustrasi investasi.Secara historis, saham AS merupakan instrumen investasi yang pertumbuhannya positif. Dalam 100 tahun terakhir, saham AS tumbuh rata-rata 12 persen per tahunnya dan 15 persen dalam 10 tahun terakhir.
Pasar saham AS secara keseluruhan pun menunjukkan performa yang kuat, menjadikannya sebagai alternatif investasi yang menarik bagi berbagai tipe investor.
“Ini menggambarkan besarnya prospek saham AS sebagai alternatif investasi masyarakat. Harapannya, dengan semakin luasnya pilihan investasi masyarakat, dapat mendorong kebiasaan berinvestasi,” ungkap Choi.
Reku bermitra dengan Pasar FX, perusahaan pialang
berjangka Indonesia yang telah memperoleh izin PALN dan Peserta Perdagangan Sistem Alternatif dari Bappebti. PasarFX sebagai anggota JFX menggandeng Alpaca Securities LLC selaku pialang AS dalam bertransaksi saham AS.
Adapun Alpaca Securities juga terdaftar di Securities and Exchange Commission (SEC) dan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) untuk mentransaksikan jual beli saham AS langsung di pasar saham AS (NYSE dan Nasdaq).
SHUTTERSTOCK/JIRAPONG MANUSTRONG Ilustrasi saham, pasar saham, transaksi saham.Mekanisme jual beli saham AS di aplikasi Reku dilakukan melalui Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dan dijamin oleh KBI. Dari segi legalitas, para pengguna Reku yang telah melakukan investasi saham AS dapat melihat transaksi dan jumlah kepemilikannya langsung pada sistem yang disediakan JFX dan KBI.
Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global, imbuh Choi, pihaknya memahami perlunya pemahaman masyarakat sebelum memulai berinvestasi, termasuk di saham AS.
“Oleh karena itu, Reku menyediakan fitur saham AS paling komprehensif di antara layanan lainnya, yang bertujuan untuk membantu investor dalam menavigasi perjalanan investasinya," ungkapnya.
Fitur-fitur tersebut dikembangkan berdasarkan diskusi Reku dengan para investor di berbagai instrumen investasi, sehingga dapat tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan investor. Dengan begitu, tutur Choi, investor juga bisa berinvestasi dengan lebih percaya diri.
Kemudian, Reku juga memahami kebutuhan investor untuk mendiversifikasi asetnya. Oleh karena itu, Reku turut menyediakan Extended-Traded Fund (ETF), yang berisikan kumpulan aset yang diperjualbelikan di bursa.
ETF melacak kinerja indeks, komoditas, obligasi, atau aset tertentu. ETF juga jadi salah satu pilihan terbaik untuk diversifikasi portfolio.
“ETF mirip dengan reksa dana atau skema investasi kolektif, namun, ETF lebih mudah diakses langsung di pasar saham. Terdapat sejumlah ETF yang tersedia, seperti yang berfokus pada industri teknologi, yang berisi saham dari perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka seperti Apple, Microsoft, dan Google," papar Choi.
Saat investor membeli 1 lembar ETF, investor sama saja dengan menginvestasikan ke berbagai saham atau aset lainnya yang terdapat dalam ETF tersebut. Sehingga risiko investasi juga tersebar secara lebih merata.
Choi menegaskan, kendati saat ini Reku menawarkan saham AS, namun aset kripto tetap menjadi prioritas dalam bisnis.
“Kehadiran saham AS di Reku tidak mengurangi komitmen kami untuk mengembangkan industri aset kripto di Indonesia. Dengan begitu, Reku terus berupaya untuk mempertahankan posisi sebagai exchange yang terjangkau, dengan likuiditas dan keamanan terbaik," ucap dia.
Ke depannya, Reku akan terus melengkapi layanan investasi kelas aset global, baik di aset kripto dan saham AS yang mengakomodasi berbagai kebutuhan investor.
“Pada semester pertama tahun 2024, Reku tumbuh lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Untuk melanjutkan pertumbuhan yang kuat ini, Reku sudah menyiapkan roadmap peningkatan literasi masyarakat tentang kelas aset global, baik saham AS dan aset kripto, di antaranya dengan berkolaborasi bersama komunitas, perguruan tinggi, hingga partners strategis lainnya untuk menyediakan edukasi rutin," terang Choi.
"Dalam menjalankan operasional kami, Reku juga terus memprioritaskan faktor keamanan dan kenyamanan demi mempertahankan kepercayaan pengguna,” pungkasnya.
#investasi #tujuan-keuangan #saham-as #pasar-saham #berinvestasi-saham