Saham Murah Merangkak Naik, Tercantum Nama Lo Kheng Hong
Saham emiten portofolio Lo Kheng Hong Intiland (DILD) terus merangkak naik. Dalam 1 bulan terakhir saham DILD melejit 21,93%. - Halaman all
(InvestorID) 25/09/24 07:57 15531638
JAKARTA, investor.id - Saham emiten properti pilihan Lo Kheng Hong, PT Intiland Development Tbk (DILD) terus merangkak naik. Pada perdagangan 24 September kemarin, saham DILD diparkir menguat 2,70% ke Rp 228.
Sejumlah 54,88 juta saham Intiland ditransaksikan, frekuensi 2.616 kali, dan nilai transaksi Rp 12,34 miliar.
Dalam satu bulan terakhir saham berkode DILD sudah melejit 21,93%, dan dalam periode tiga bulan terakhir melambung 42,50%.
Meski harganya merangkak naik, rasio price to book value (PBV) Intiland - emiten portofolio Lo Kheng Hong - masih 0,42 kali undervalue. Dan price earning ratio (PER) 3,22 kali (annualized). Nilai kapitalisasi pasarnya Rp 2,36 triliun.
Saham DILD juga sepanjang Agustus lalu diburu, ditandai dengan jumlah pemegang sahamnya yang bertambah banyak. Per 31 Agustus 2024, pemegang saham DILD jadi berjumlah 17.878 pihak. Meningkat 2.041 pihak dari data per akhir Juli 2024 yang saat itu masih 15.837 pemegang saham.
Sedangkan per 31 Agustus 2024, investor kawakan Lo Kheng Hong tercatat masih memiliki 686.416.700 (6,62%) saham DILD, sama dengan bulan sebelumnya.
Laba
Kenaikan saham emiten portofolio Lo Kheng Hong, Intiland Development (DILD) terjadi di tengah suasana penurunan suku bunga. Bank Indonesia pada Rabu (18/9/2024) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI Rate sebesar -25 bps menjadi 6%, dengan deposit facility dan lending facility juga turun 25 bps menjadi 5,25% dan 6,75%.
Menurut Stockbit Sekuritas pemangkasan BI Rate memberikan sentimen positif terhadap beberapa sektor, termasuk properti.
Emiten portofolio Lo Kheng Hong, Intiland (DILD) mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 366,85 miliar sepanjang semester I-2024. Angka laba bersih tersebut mengalami lonjakan yang bikin kaget mencapai 827,26% dari Rp 39,56 miliar pada semester I-2023.
Alhasil laba per saham juga menjadi Rp 35,39 per 30 Juni 2024, dari Rp 3,82 pada akhir Juni 2023. Jumlah aset per 30 Juni 2024 Rp 14,19 triliun, liabilitas Rp 7,33 triliun, dan ekuitas Rp 6,86 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #lo-kheng-hong #intiland #dild #intiland-development #saham-lo-kheng-hong #saham-dild #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/374509/saham-murah-merangkak-naik-tercantum-nama-lo-kheng-hong