Harga CPO Naik Lima Hari Berturut-turut Berkat Penguatan Ekspor

Harga CPO Naik Lima Hari Berturut-turut Berkat Penguatan Ekspor

Harga CPO naik lagi pada Selasa (24/9/2024). Ini menjadi penguatan harga CPO dalam lima hari berturut-turut berkat penguatan ekspor - Halaman all

(InvestorID) 25/09/24 05:42 15538216

JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) naik lagi pada Selasa (24/9/2024). Ini menjadi penguatan harga CPO dalam lima hari berturut-turut. Hal itu berkat kinerja ekspor yang kuat. 

Berdasarkan data BMD pada penutupan Selasa (24/9/2024), kontrak berjangka CPO untuk Oktober 2024 naik 25 Ringgit Malaysia menjadi 4.074 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO November 2024 menguat 17 Ringgit Malaysia menjadi 4.023 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak berjangka CPO Desember 2024 meningkat 11 Ringgit Malaysia menjadi 3.988 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Januari 2025 bertambah 10 Ringgit Malaysia menjadi 3.958 Ringgit Malaysia per ton.

Sedangkan kontrak berjangka CPO Februari 2025 menguat 11 Ringgit Malaysia menjadi 3.934 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Maret 2025 terkerek 6 Ringgit Malaysia menjadi 3.905 Ringgit Malaysia per ton.

Dikutip dari Bernama, Analis senior Palm Oil Analytics Dr Sathia Varqa mengatakan, meskipun harga CPO naik, harga CPO masih berada di bawah level psikologis 4.000 Ringgit Malaysia. Hal itu karena Ringgit Malaysia yang menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan prospek ekspor meredup.

Varqa juga mencatat, langkah-langkah stimulus signifikan yang diumumkan oleh bank sentral China berdampak luas terhadap mata uang Asia. “Kuatnya ringgit berdampak negatif bagi ekspor Malaysia. Hal ini membuat produk buatan Malaysia seperti kelapa sawit menjadi mahal bagi pembeli internasional,” ucapnya.

Sementara itu, pedagang minyak sawit David Ng mengatakan harga ditutup lebih tinggi karena kinerja ekspor yang kuat, yang dapat menurunkan tingkat stok secara keseluruhan. “Kami melihat support di 3.900 Ringgit Malaysia dan resistance di 4.080 Ringgit Malaysia,” katanya.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-cpo #cpo #kontrak-berjangka-cpo #bursa-malaysia-derivatives #ekspor-cpo #ringgit-malaysia #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374501/harga-cpo-naik-lima-hari-berturutturut-berkat-penguatan-ekspor