Rena-Teddy Usung 6 Program Unggulan untuk 100 Hari Kerja jika Terpilih di Pilkada Kota Bogor

Rena-Teddy Usung 6 Program Unggulan untuk 100 Hari Kerja jika Terpilih di Pilkada Kota Bogor

Rena Da Frina-Teddy Risandi mengusung enam program unggulan yang akan dijalankan dalam 100 hari pertama jika terpilih pada Pilkada 2024. Halaman all

(Kompas.com) 26/09/24 13:34 15583450

BOGOR, KOMPAS.com - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor nomor urut 4, Rena Da Frina-Teddy Risandi mengusung enam program unggulan yang akan dijalankan dalam 100 hari pertama jika terpilih pada Pilkada 2024.

Ketua Tim Pemenangan Rena Da Frina-Teddy Risandi, Vayireh Sitohang mengatakan, program yang diusung bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga Bogor melalui berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur.

“Bogor Rena Teddy (Ready) punya empat program unggulan selama 100 hari kerja,”“ ujar Vayireh saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/9/2024).

1. Bogor Ready Cerdas

Dalam bidang pendidikan, pasangan yang diusung oleh partai PDI-Perjuangan dan Hanura itu berjanji akan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bogor melalui tiga inisiatif utama.

Pertama, program beasiswa yang akan diberikan kepada 400 sarjana, 40 magister, dan 40 doktor, untuk mendorong peningkatan kompetensi akademik warga Bogor.

Kedua, peningkatan sarana pendidikan untuk menunjang proses belajar mengajar, dan ketiga Insentif ready untuk guru agama non formal sebesar Rp 400.000 per bulan.

“Di Bogor cerdas ada beasiswa ready, peningkatan sarana pendidikan, kompetensi dan kenaikan tunjangan guru sekitar Rp 1 juta, lalu insentif guru agama non formal,” ungkap Vayireh.

2. Bogor Ready Sehat

Pasangan Rena-Teddy mengusung Bogor Ready Sehat tujuannya untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di setiap kecamatan.

“Kita punya ambulans ready ini gratis 24 jam di setiap kecamatan, puskesmas ready layanannya juga 24 jam, posyandu dan posbindu ready untuk memperluas layanan kesehatan ibu, anak, dan lansia. Sama rumah stunting ready di setiap kecamatan,” ujarnya.

3. Bogor Ready Melayani

Dalam bidang pelayanan publik, Vayireh menyebutkan pasangan ini akan fokus pada percepatan respon pemerintah terhadap kebutuhan warga dan peningkatan infrastruktur.

“Di Bogor ready melayani ada solusi ready, Bogor bebas macet, aspal ready 24 jam, RT dan RW ready, petugas rumah ibadah ready,” kata dia.

Vayireh menjelaskan, untuk solusi ready, di tangan Rena-Teddy pemerintah berjanji akan merespon cepat terhadap berbagai permasalahan warga, termasuk dalam hal pelayanan publik.

Sementara Bogor bebas macet, kedua paslon akan melakukan penataan lalu lintas, termasuk rekayasa lalu lintas, penataan angkutan umum, pengaturan zona parkir, serta penambahan koridor angkutan umum dan sistem feeder.

Mereka juga berjanji untuk melakukan pemerataan dan perbaikan infrastruktur jalan yang merata di seluruh wilayah Kota Bogor.

Tak hanya itu, peningkatan bantuan operasional (BOP) bagi RT hingga Rp 1 juta dan bagi RW Rp1,5 juta untuk mendukung aktivitas kepemimpinan di tingkat lokal juga akan diimplementasikan.

Insentif sebesar Rp 400.000 juga akan diberikan kepada petugas rumah ibadah dari berbagai agama, seperti masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng.

4. Bogor ready kreatif

Untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga, terutama di sektor UMKM, pasangan ini menawarkan beberapa program pemberdayaan ekonomi berupa pelatihan hingga menyediakan lapangan kerja.

Para pelaku UMKM dijanjikan akan difasilitasi pinjaman usaha sebesar Rp 10 juta tanpa agunan untuk 4.000 pelaku UMKM guna mengembangkan usaha.

“Di ready kreatif ada pelatihan ready itu tanpa agunan untuk 4.000 pelaku UMKM. Lapangan kerja bertahap untuk 44.000 tenaga kerja, insentif usaha, pasar weungi alias pasar malam untuk promosi produk UMKM, dan rumah UMKM di setiap kantor kecamatan,” ujar Vayireh.

#pilkada-kota-bogor #rena-da-frina-teddy-risandi #program-rena-teddy-di-pilkada-bogor

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/09/26/13345651/rena-teddy-usung-6-program-unggulan-untuk-100-hari-kerja-jika-terpilih-di