Antisipasi Agar NPF Modal Ventura Tak Membengkak, Ini Kata Amvesindo

Antisipasi Agar NPF Modal Ventura Tak Membengkak, Ini Kata Amvesindo

Angka Non Performing Financing (NPF) perusahaan modal ventura pada Juli 2024 sebesar 3,54%.

(Kontan-Keuangan) 26/09/24 18:31 15592287

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Non Performing Financing (NPF) perusahaan modal ventura pada Juli 2024 sebesar 3,54%. Nilai itu membaik secara drastis dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar 4,39%.

Menanggapi hal itu, Asosiasi Modal Ventura Indonesia (Amvesindo) menyampaikan perusahaan modal ventura, terkhusus yang bergerak di sektor venture debt corporation (VDC), perlu menerapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi NPF tak membengkak ke depannya.

Wakil Ketua Umum 3 Amvesindo Chrismanto Saragih menerangkan salah satu langkahnya, yakni kriteria kredit perlu disesuaikan, seperti mengecek Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), membatasi maksimum pinjaman, dan mengurangi ticket size.

"Selain itu, industri atau area penyumbang NPF terbesar perlu dibatasi pemberian pembiayaan, serta memberikan alternatif restrukturisasi kepada peminjam," ujarnya kepada Kontan, Kamis (25/9).

Sementara itu, Chrismanto membeberkan bahwa pangsa pasar modal ventura, terkhusus VDC, masih besar ke depannya. Dia pun memperkirakan pembiayaan modal ventura masih bisa terus bertumbuh.

"Pasar masih besar, khususnya wilayah Indonesia masih besar. Misalnya, bisa masuk ke wilayah Indonesia Timur," katanya.

Untuk mendorong kinerja dan memaksimalkan potensi pasar yang ada, Chrismanto mengatakan perusahaan modal ventura perlu melakukan ekspansi pasar dan membuka cabang dengan tetap prudent.

Selain itu, dengan adanya pemotongan suku bunga Bank Indonesia yang menjadi 6%, Chrismanto berharap hal tersebut bisa menjadi titik balik bagi industri sehingga kinerja dapat meningkat kembali.

"Hal itu dapat mendorong secara keseluruhan dan juga ada perputaran dana yang makin baik," ucap Chrismanto.

Sebagai informasi, OJK mencatat pembiayaan modal ventura pada Juli 2024 sebesar Rp 16,18 triliun. Nilai tersebut terkontraksi sebesar 10,67% secara Year on Year (YoY).


#asosiasi-modal-ventura-indonesia #asosiasi-modal-ventura-dan-startup-indonesia-amvesindo #otoritas-jasa-keuangan #non-performing-financing #venture-debt-corporation #berita-nasional #indonesia #peme

https://keuangan.kontan.co.id/news/antisipasi-agar-npf-modal-ventura-tak-membengkak-ini-kata-amvesindo